This Author published in this journals
All Journal IPSSJ
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI MEDIA LOOSE PART UNTUK MENGENALKAN LITERASI DAN NUMERASI PADA ANAK USIA DINI DI RA NURUS SHOLIHIN PAMOROH Eka Maulida, Musayyadah, Siti Farida
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Juni (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam pengembangan seluruh aspek kemampuan anak. Literasi dan numerasi adalah dua kemampuan dasar yang perlu dikenalkan sejak dini dengan pendekatan yang menyenangkan dan kontekstual. Sayangnya, masih banyak lembaga PAUD yang menggunakan metode pembelajaran monoton dan kurang menarik. Di RA Nurus Sholihin Pamoroh, pendekatan konvensional menyebabkan rendahnya minat dan perkembangan literasi serta numerasi anak. Media loose part, yaitu benda-benda tidak terstruktur yang dapat dimanipulasi secara bebas, menjadi salah satu solusi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif dan bermakna bagi anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di RA Nurus Sholihin Pamoroh, Pamekasan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mengeksplorasi implementasi media loose part dalam pembelajaran literasi dan numerasi. Teknik triangulasi digunakan untuk menjaga validitas data, sementara analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media loose part secara signifikan meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi anak. Anak lebih mudah mengenal huruf dan angka melalui aktivitas menyusun, mengelompokkan, serta menghitung benda konkret seperti kancing, batu, dan biji-bijian. Selain itu, pembelajaran berbasis loose part juga berdampak positif pada perkembangan motorik halus, kreativitas, rasa percaya diri, serta kemampuan sosial-emosional anak. Media ini menjadikan proses belajar lebih aktif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini.