Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalnsinya terus mengalami peningkatan setiap tahun, baik di tingkat global maupun nasional. Banyak penderita Diabetes melitus yang memiliki tingkat pengetahuan yang masih rendah mengenai penyakit ini, termasuk terkait pengelolaan penyakit, pola makan, dan gaya hidup sehat. Salah Satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan penderita Dibetes Melitus adalah melalui Promosi Kesehatan dengan pendekatan Pendidikan Kesehatan. Pendidikan Kesehatan bertujuan membantu membuat individu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan pengetahuan untuk meningkatkan status kesehatan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan tentang Diabetes Melitus pada penderita Diabetes Melitus Tipe II di UPTD Puskesmas Darma Kabupaten Kuningan tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quisy experimental dengan rancangan One Group Pretest-Posttes Desain. Teknik pengambilan sampel adalah cluster sampling dengan jumlah responden sebanyak 90 orang. Data dianalisis mengunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan rata-rata pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan adalah 1,44 yang termasuk kategori kurang, sedangkan setelah intervensi meningkat menjadi 2,68 dan termasuk kategori baik. Hasil Uji Wilcoxon menujukan adanya perbedaan nilai yang signifikan 0,05 (p-value =0.000). Dengan hasil tersebut, menujukan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan sebagai promosi kesehatan terhadap pengetahuan tentang Diabetes Melitus di UPTD Puskesmas Darma. Pendidikan kesehatan dapat menjadisalah satu metode yang efektif dalam promosi kesehatan guna meningkatkan Diabetes Melitus. Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Diabetes melitus