Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pentingnya Manajemen Peserta Didik dalam Membentuk Karakter Siswa yang Berakhlak Mulia Rahmawati, Tri Desy; Maniroh, Andea; Nugroho, Hani Agustin
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 24 (2025): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2025
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v24i.1582

Abstract

Manajemen peserta didik memegang peranan krusial dalam lanskap pendidikan, berfungsi sebagai fondasi utama dalam pembentukan karakter siswa. Lebih dari sekadar administrasi, manajemen peserta didik yang efektif adalah motor penggerak yang membentuk individu berintegritas dan berbudi luhur. Penelitian ini secara khusus menggali signifikansi penerapan manajemen peserta didik yang efektif dalam membentuk siswa yang berakhlak mulia. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini mengadopsi metode kajian literatur dan analisis data deskriptif kualitatif. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi dari berbagai sumber terpercaya, serta mendeskripsikan secara mendalam bagaimana manajemen peserta didik berinteraksi dengan pembentukan karakter. Hasil penelitian menunjukkan dengan jelas bahwa pendekatan manajemen peserta didik yang terstruktur adalah kunci. Pendekatan ini melibatkan tiga aspek fundamental: pembinaan, pengawasan, dan pengembangan. Ketika ketiga aspek ini diintegrasikan secara sinergis, lingkungan pendidikan yang kondusif untuk pembentukan karakter positif akan tercipta. Manajemen peserta didik yang efektif tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pada internalisasi nilai-nilai luhur. Nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, dan empati dapat ditanamkan secara sistematis. Ini dapat dicapai melalui berbagai strategi, termasuk program manajemen berbasis nilai yang terintegrasi dalam kurikulum, serta kegiatan ekstrakurikuler yang dirancang khusus untuk memperkuat karakter. Misalnya, kegiatan pramuka dapat menumbuhkan kemandirian dan kerjasama, sementara kegiatan sosial menumbuhkan empati dan kepedulian terhadap sesama. penerapan manajemen peserta didik yang holistik dan berorientasi pada nilai-nilai moral adalah kunci utama dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan berharga bagi para pendidik dan pengelola sekolah dalam menyusun strategi pembinaan karakter siswa yang lebih efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang menghasilkan individu-individu unggul yang siap berkontribusi positif bagi masyarakat.