Penulisan surat dinas perlu menggunakan bahasa yang efektif agar pesan yang disampaikan tidak menimbulkan ambiguitas. Salah satu aspek yang perlu diperhatikan adalah asas berhemat, yaitu menghindari penggunaan kata atau frasa yang berlebihan sehingga kalimat tetap ringkas dan padat makna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk ketidakefisienan pada surat dinas Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dari penelitian ini berupa bentuk ketidakefisienan. Sumber data dalam penelitian ini adalah surat dinas Unit Kegiatan Mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi dan teknik catat. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini adalah (1) Mengumpulkan surat dinas, (2) Mengamati data, (3) Mengklasifikasi data, (4) Mencatat data, dan (5) Menyimpan data yang diperoleh. Prosedur analisis data dalam penelitian ini adalah (1) Mengumpulkan dan mengamati data, (2) Mengklasifikasi, (3) Mengode, (4) Menginterpretasi, dan (5) Menyimpulkan. Hasil penelitian ini adalah ditemukannya kesalahan-kesalahan yang tidak sesuai dengan asas berhemat. Kesalahan yang paling banyak ditemukan adalah penggunaan kata atau frasa yang sama secara berulang-ulang dalam satu kalimat. Simpulan dari penelitian ini, yaitu data dan hasil analisis, menunjukkan bahwa surat dinas UKM yang diteliti mengandung bentuk berhemat yang tidak terlaksana dengan baik. Kesalahan berhemat melibatkan penggunaan kata-kata yang berulang-ulang namun memiliki makna yang sama, sehingga perlu dihilangkan atau dimoderasi untuk meningkatkan efektivitas pesan. Kata Kunci : Surat Resmi, Ekonomi