I Putu Agus Budi Suryawan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SINAR LAPOR : STEREK DIGITAL NARAPIDANA LAPAS KEROBOKAN I Putu Agus Budi Suryawan
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i2.587

Abstract

ABSTRAK Papan sterek manual di lembaga pemasyarakatan kerap menimbulkan kesalahan penanganan data, keterlambatan pembaruan informasi, serta memerlukan biaya operasional yang cukup besar. Untuk itu, penelitian ini merancang dan menguji sebuah prototipe papan sterek digital terintegrasi yang mengandalkan teknologi dan aplikasi manajemen data pada Lapas Kelas IIA Kerobokan. Dengan menerapkan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Community-Based Participatory Research (CBPR), petugas lapas dilibatkan sebagai mitra aktif mulai dari perancangan hingga evaluasi sistem. Hasil uji coba lapangan memperlihatkan bahwa solusi digital ini mampu memangkas kemungkinan kesalahan manusia, mempercepat proses pembaruan data secara real time, serta menurunkan beban operasional secara signifikan. Temuan tersebut menunjukkan potensi besar adopsi papan sterek digital sebagai langkah modernisasi administrasi pemasyarakatan yang lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan lapangan. Kata kunci : Data digital; Lembaga pemasyarakatan; Manajemen; Papan sterek. ABSTRACT The manual ledger in correctional facilities often leads to data handling errors, delays in information updates, and requires significant operational costs. Therefore, this research designs and tests an integrated digital ledger prototype that relies on technology and data management applications at Class IIA Kerobokan Prison. By applying a Participatory Action Research (PAR) and Community-Based Participatory Research (CBPR) approach, prison officers are involved as active partners from the design to the system evaluation. The results of field trials show that this digital solution can reduce the likelihood of human errors, accelerate real-time data updates, and significantly lower operational burdens. These findings demonstrate the great potential for adopting a digital ledger as a step towards modernizing correctional administration that is more efficient and responsive to field needs. Keywords : Digital data; Correctional institution; Management; Papan board.