Penelitian ini bertujuan untuk memastikan jalan angkut area tambang atau industri untuk memenuhi standar teknis, operasional, dan keselamatan. Cv. Sanggaria Jaya merupakan perusahaan yang menghasilkan batu gamping sebagai bahan galian utama perusahaan tersebut. Jalan angkut merupakan sarana tempat lalu lintas truk bermuatan besar yang memindahkan material ke tempat yang dituju, jalan angkut sangat perlu diperhatikan dalam sebuah perusahaan, tujuannya agar kegiaatan pengangkutan hasil tambang berjalan dengan baik. Kondisi jalan pada Cv. Sanggaria Jaya yang belum memenuhi standar akan menyebabkan keendaraan yang bermuatan material tidak dapat berjalan dengan haik dan lancar. Berdasarkan data yang diambil pada Cv. Sanggaria Jaya yaitu, lebar jalan lurus 5,80m, cross slope 6m, dan rambu-rambu. Dapat diketahui bahawa jalan angkut pada Cv. Sanggaria Jaya belum memenuhi standar. Oleh sebab itu diperlukan evaluasi kondisi jalan angkut tambang dan rambu-rambu pada Cv. Sanggaria Jaya, metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengamatan langsung dan pengukuran di lapangan. Pengolahan dan analisis data terdiri dari lebar jalan, cross slope, dan rambu-rambu dengan menggunakan metode AASHTO. Adapun hasil pengolahan data lapangan dalam penelitian ini yaitu lebar jalan lurus 7m, dan cross slope 12m