Ganie, Fathuddin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ajaran-Ajaran Pokok Filsafat Existensialisme Ganie, Fathuddin
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 20 (1978)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1978.020.1-12

Abstract

Filsafat Existensialisme merupakan aliran filsafat modern yang bukan saja tokoh-tokohnya terdapat beberapa dari beberapa negara, tetapi ada diantaranya yang tidak mengakui dirinya sebagai existensialist. 1) oleh karena itu maka perytentangan atau ketidak-samaan ajaran-ajaran exixtensialisme bukan suatu hal yang tidak mungkin. 2) itu, sudah merupakan suatu mas’alah tersendiri dalam membahas filsafat existensialisme, sehingga dari kesemuanya itu merupakan ketekunan dalam mempelajarinya. Apabila filfat pada umumnya mempersoalkan tentang tuhan, macrocosmos, microcosmos, maka filsafat Existensialisme dalam kenyataannya memusatkan pikirannya pada microcosmos. Manusia memikirkan dirinya siapa dia dihadapan macrocosmos dan Tuhan. 3) dalam hal itu, agama mengajarkan bahwa manusia adalah makhluk yang lemah, dengan ditunjang oleh kenyataan bahwa manusia kurang mampu dalam berhadapan dengan lingkungannya, dalam pengertian inklusif dengan sesamanya sendiri. Lebih jauh dari itu, manusia menghadapi kenyataan bahwa seseorang akan berakhir hidupnya pada saat yang tidak dapat diketahui kapan, namun pasti.
Pengaruh Ceritera Bible Terhadap Historiografi Islam Rosenthal, Franz Rosenthal; Ganie, Fathuddin
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 18 (1978)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

“Bible” yang dimaksud disini, ialah dari”Judaeo-Keristen” dengan pembatasan istilah pada pengertiaan kultur keagamaannya, dimana biasanya digunakan didalam sejarah. Hal ini memungkinkan kita untuk menghindarkan diri dari pertimbangan adanya perhatiaan lain, seperti misalnya dari penulisan sejarah Yunani dan Istambul belakangan ini dan kemungkinan pengaruhnya terhadap penulisan sejarah Islam.Topik-topik yang akan dibicarakan dalam paper ini adalah: Pengaruh ide-ide sejarah dalam Bible terhadap Nabi Muhammad s.a.w. Penggunaan ide-ide sejarah tersebut oleh sarjana sarjana Muslim yang diambil dari Nabi didalam penulisan sejarah mereka. Dalam hubungan ini, mungkin tidak berkelebihan untuk menyatakan adanya kenyataan, bahwa suatu pandangan sejarah tentang dunia dan hasil karya sejarah merupakan dua hal yang berbeda. Pandangan sejarah yang mendalam tidak perlu, dan sering tidak mempengaruhi sama sekali penulisan sejarah. Pemadatan Bahasa sejarah, dengan faham-faham yang diperoleh dari ceritera Bible. Perlu disebutkan disini, bahwa pengambilan bahan meliputi bidang yang sangat luas sehingga bagi suatu studi yang mendetil mengenai hal ini, banyak hasil karya sejarah Islam seharusnya dibicarakan. Karena hal ini tidak dapat dilakukan disini, maka suatu uraiaan secara garis besar dari beberapa persoalan dan beberapa bahan, toh harus diusahakan supaya memuaskan. Kesatuan di dalam bentuk penyajiaan sejarah yang ada antara Bible dan penulisan sejarah Islam. Sebab sumber yang sama, atau perkembangan yang pararel, merupakan uraiaan yang paling mungkin disini, untuk menghindar dari pengaruh dan saling ketergantungan dalam hal ini, kami membarasi diri dalam mengulas pembicaraan ini.