Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Utilization of RNN Chatbots for Midwifery Education for Pregnant Women at Rantauprapat City Community Health Centers Fadillah, Riszki; Tanjung, Rani Darma Sakti; Tusakdiyah, Halimah; Jolyarni D, Novica; Purwanto, Juni
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 4 No. 2 (2025): January-May
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v4i2.1469

Abstract

The application of information technology in the healthcare sector has been rapidly advancing with the development of artificial intelligence. One of its potential applications is the use of chatbots powered by the Recurrent Neural Network (RNN) algorithm to enhance maternal health education access for pregnant women. Although health information is increasingly accessible, pregnant women often face challenges in obtaining accurate education about pregnancy due to limitations in time, location, and access to medical professionals. Puskesmas, as a primary healthcare center, plays a crucial role but is limited by the number of healthcare workers and operational hours, reducing the effectiveness of maternal health education delivery. Therefore, AI-powered chatbots can provide instant, personalized information that can be accessed anytime and anywhere. In this study, the developed chatbot using the RNN algorithm is capable of processing conversations contextually, providing relevant answers according to the stage of pregnancy and the specific needs of the pregnant woman. The implementation of this chatbot at Puskesmas Kota Rantauprapat is expected to improve the accessibility of maternal health education, reduce anxiety among pregnant women, and minimize the need for physical visits for common questions. The results of this study demonstrate the potential of RNN-based chatbots as an efficient tool in supporting maternal health education through digital platforms.
Pengaruh Lingkungan Belajar Digital Berbasis Learning Management System Terhadap Kemandirian Belajar Mahasiswa Huda, Chairul; Nasution, Atika Sadariah; Rengganis, Aysyah; Purwanto, Juni
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2482

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam sistem pendidikan tinggi, khususnya dalam penerapan lingkungan belajar digital berbasis Learning Management System (LMS). LMS tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian materi pembelajaran, tetapi juga sebagai sarana yang mampu mendukung interaksi, pengelolaan pembelajaran, serta pengembangan kemandirian belajar mahasiswa. Kemandirian belajar merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21, yang menekankan kemampuan mengatur tujuan belajar, mengelola waktu, mengambil inisiatif, serta mengevaluasi proses belajar secara mandiri.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan belajar digital berbasis LMS terhadap kemandirian belajar mahasiswa di perguruan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri atas mahasiswa yang mengikuti perkuliahan dengan LMS sebagai media utama pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert yang mengukur persepsi mahasiswa terhadap kualitas lingkungan belajar digital berbasis LMS serta tingkat kemandirian belajar. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas guna memastikan keakuratan pengukuran.Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan belajar digital berbasis LMS berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian belajar mahasiswa. Semakin baik kualitas lingkungan belajar digital yang dirasakan mahasiswa, semakin tinggi tingkat kemandirian belajar yang ditunjukkan, terutama pada aspek pengelolaan waktu, inisiatif belajar, dan tanggung jawab terhadap tugas akademik. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan LMS yang dirancang secara sistematis, interaktif, dan berorientasi pada pembelajaran mandiri dapat mendukung pengembangan kemandirian belajar mahasiswa secara optimal. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi perguruan tinggi dan dosen dalam mengoptimalkan penggunaan LMS sebagai strategi pembelajaran digital yang efektif dan berkelanjutan.