Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Kasus Pada Ny. L Dengan Gagal Ginjal Kronik Melalui Terapi Menghisap Es Batu Untuk Membatu Mengurangi Rasa Haus Di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Adinda Yulia Putri; Ikit Netra Wirakhmi
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.438

Abstract

Gagal Ginjal Kronik (GGK) atau Chronic Kidney Disease (CKD) adalah kondisi di mana fungsi dan struktur ginjal abnormal lebih dari tiga bulan, menyebabkan gangguan metabolisme, keseimbangan cairan, elektrolit, dan peningkatan ureum. Pasien GGK sering menjalani hemodialisis dan pembatasan cairan, yang memicu mulut kering dan rasa haus. Mengonsumsi es batu diusulkan sebagai cara mengurangi haus, karena memberikan efek segar, dingin, dan mensinyalkan ke otak bahwa kebutuhan cairan terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi menghisap es batu dalam menurunkan rasa haus pada pasien gagal ginjal kronik. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus, yaitu studi mendalam pada satu individu (objek tunggal) dalam jangka waktu tertentu secara berkelanjutan. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Intensitas haus diukur menggunakan Visual Analog Scale (VAS) dengan rentang skala 0-10. Hasil setelah diberikan terapi menghisap es batu, intensitas haus pasien mengalami penurunan signifikan. Skala haus pasien yang semula 8 (haus berat) menurun menjadi 4 (haus ringan). Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa terapi menghisap es batu efektif dalam mengurangi rasa haus pada pasien gagal ginjal kronik yang sedang membatasi asupan cairan. Pendekatan sederhana ini dapat menjadi intervensi yang bermanfaat untuk meningkatkan kenyamanan pasien Gagal Ginjal Kronik.