Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Proses Sains Pada Proses Metode Eksperimen Yunesti, Dilla
LENTERNAL: Learning and Teaching Journal Vol. 3 No. 2 (2022): LENTERNAL: Learning and Teaching Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/lenternal.v3i2.2486

Abstract

The objective of the research was to explain the process an learning outcomes of thought the application of experiment method to increase science process skills of group B1 Kingdergarden Fhatimah Bukareh in 2021/2022. The subject of research are 16 children. The method used in this research is an action research which refers to the odel of a Classroom Action Research Kemmis dan Mc. Taggart consist of four phase: planning, actions. observation and reflection. This research cinsist of two cycles, each eycle cosist of 8 times in actions. The data analysis technique used in this research are a quqlitative an quantitative analysis. Analysis of data reduction, data display and data verification. Analysis of quantitative data descriptive statistics that explain intable and grafic. The result of research n that increase science process skills of children through the application of experiment method, it can beproven scoring average pre-intervention is 45,31%, the first cycle is 65,44%, and the second cycleis 89,05%.
Gentle Parenting dan Kemandirian Anak Usia Dini: Sebuah Kajian Pola Asuh Yunesti, Dilla
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.663

Abstract

Masa usia dini dikenal sebagai periode emas (golden age) yang sangat menentukan arah perkembangan anak, termasuk pembentukan kemandirian. Kemandirian merupakan aspek penting yang mendukung anak untuk mampu mengurus diri, mengambil keputusan sederhana, dan membangun rasa percaya diri. Pola asuh orang tua berperan signifikan dalam proses ini. Artikel ini membahas gentle parenting sebagai pola asuh modern yang menekankan empati, komunikasi positif, penerimaan emosi, dan pemberian batasan yang konsisten tanpa kekerasan. Berdasarkan kajian teori perkembangan anak seperti Erikson, Hurlock, dan Baumrind, serta temuan penelitian terkini, gentle parenting terbukti memiliki hubungan positif dengan peningkatan kemandirian anak usia dini. Melalui pendekatan ini, anak diberi ruang untuk bereksplorasi, dilibatkan dalam pengambilan keputusan, dan mendapat dukungan emosional yang memadai. Gentle parenting juga sejalan dengan prinsip scaffolding dalam pendidikan anak usia dini, yang memungkinkan anak berkembang secara bertahap sesuai kapasitasnya. Selain berdampak positif pada anak, pola asuh ini juga memperkuat hubungan emosional orang tua-anak dan menurunkan tingkat stres orang tua. Artikel ini menyimpulkan bahwa gentle parenting merupakan pola asuh yang relevan dengan kebutuhan anak di era modern serta mendukung kebijakan pendidikan nasional dalam menumbuhkan kemandirian sejak dini.