Di zaman modern kini, pendidikan tidak lagi hanya dituntut untuk memberikan pengetahuan akademis kepada siswa, namun juga dituntut untuk membentuk karakter, dengan tujuan supaya siswa dapat menjadi individu yang peduli, saling menolong, serta mampu bekerja sama. Pendidikan di Indonesia memiliki satu program unggulan, yaitu Profil Pelajar Pancasila (P5), dengan tujuan untuk membentuk karakter siswa yang berdasar pada nilai-nilai Pancasila, salah satunya gotong royong. Pendidikan Agama Kristen (PAK) juga mempunyai peran yang signifikan dalam menanamkan nilai-nilai moral serta kasih, sesuai dengan yang diajarkan Kristus, salah satunya yaitu mengenai pentingnya saling menolong satu sama lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana proyek penyusunan paket bantuan dapat menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter saling menolong dan gotong royong pada siswa sekolah dasar. Dengan melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan kolaboratif untuk menyusun paket bantuan, penelitian ini akan mengkaji dampak langsung dari kegiatan tersebut terhadap pengembangan karakter siswa, khususnya dalam aspek kerjasama dan kepedulian sosial. Proyek ini memadukan aspek gotong royong dari Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan ajaran kasih dalam Pendidikan Agama Kristen, yang bertujuan memperkuat nilai kebersamaan dan empati. Melalui pendekatan penelitian kualitatif, dengan instrumen observasi, wawancara, dan kuesioner refleksi yang melibatkan siswa, pendidik, dan orangtua guna memperoleh wawasan yang lebih mendalam tentang pengaruh proyek ini. Diharapkan, hasil penelitian dapat memberikan pedoman praktis bagi sekolah-sekolah dalam merancang proyek serupa untuk mendidik generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga berkarakter kuat dan peduli terhadap sesama.