Suputra, Putu Hendra
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Segmentasi Semantik Berbasis Deeplabv3+ Untuk Pemantauan Pencemaran Sampah di Perairan Sungai Widyantara, Putu Adi; Marti, Ni Wayan; Suputra, Putu Hendra
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 2: Agustus 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i2.2962

Abstract

Rivers have an important role for living things, including humans. The current condition of the river is worrying, river pollution results in poor water quality. This research develops two semantic segmentation models with DeepLabv3+ for optimal river condition monitoring. The dataset acquired with UAVs amounted to 95 images that have gone through data cleaning and manually annotated with binary values, then classified into garbage, and river categories. Both categories of models were trained separately using DeepLabv3+ Architecture. Based on the evaluation results, the best performance of the garbage model Dice Coeficient Loss obtained and IoU 68.89%. While the best performance of the river category model with Jaccard Loss achieved an IoU of 99.9%. Providing a garbage segmentation map that focuses on river waters, the binary segmentation results of each model are parallel integrated using an AND logic operation approach, garbage outside the river pixels is eliminated. Thus, displaying a segmentation map that focuses on garbage in river waters.Keywords: Semantic segmentation; DeepLabv3+; River pollution; UAV imagery AbstrakSungai mempunyai peran yang penting bagi makhluk hidup salah satunya manusia. Kondisi sungai saat ini mengkhawatirkan, pencemaran sungai mengakibatkan kualitas air menjadi buruk. Penelitian ini mengembangkan dua model segmentasi semantik dengan DeepLabv3+ untuk pemantauan kondisi sungai dengan optimal. Dataset diakuisisi dengan UAV berjumlah 95 citra telah malalui pembersihan data dan dianotasi manual dengan nilai biner, kemudian diklasifikasikan ke dalam kategori sampah, dan sungai. Kedua kategori model dilatih secara terpisah dengan menggunakan Arsitektur DeepLabv3+. Berdasarkan hasil evaluasi, performa terbaik dari model sampah Dice Coeficient Loss memperoleh dan IoU 68,89%. Sementara performa terbaik pada model kategori sungai dengan Jaccard Loss mencapai IoU 99,9%. Memberikan peta segmentasi sampah yang berfokus pada perairan sungai, hasil segmentasi biner dari setiap model secara paralel diintegrasikan menggunakan pendekatan operasi logika AND, sampah diluari piksel sungai dieliminasi. Sehingga menampilkan peta segmentasi yang berfokus pada sampah yang berada di perairan sungai. 
Pengembangan Model Long Short-Term Memory Berbasis MediaPipe Pose untuk Klasifikasi dan Penilaian Gerakan Push-Up Artha, I Kadek Bayu Danu; Arthana, I Ketut Resika; Suputra, Putu Hendra
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 3: Desember 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i3.3363

Abstract

The counting and assessment of push-up movements are often inaccurate and subjective because they are done manually. Existing automated approaches generally only consider the top and bottom positions. This makes the assessment incomplete, so that imperfect movements can be counted as correct. This study aims to develop a Long Short-Term Memory (LSTM) model using MediaPipe Pose landmark extraction to detect and classify push-up movements based on the overall movement pattern. Data was collected in the form of videos validated by experts and processed into 3,600 video data sets with 10 movement classes. The video data was extracted to produce normalized keypoint coordinates and joint angles, and padding was added to equalize the data length. The model was trained using the K-Fold Cross Validation method with eight different architectures. The results showed that the best model achieved an average testing accuracy of 92.35% and an F1-Score of 92.53%. These findings indicate that the combination of MediaPipe Pose and LSTM can effectively recognize and classify push-up movements.Keywords: MediaPipe Pose;Llong short-term memory; Classification; Push-up; Time seriesAbstrakPenghitungan dan penilaian gerakan push-up sering tidak akurat serta bersifat subjektif akibat dilakukan secara manual. Pendekatan otomatis yang ada umumnya hanya mempertimbangkan posisi atas dan bawah. Hal ini membuat penilaian tidak secara keseluruhan sehingga gerakan yang tidak sempurna dapat terhitung benar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model Long Short-Term Memory (LSTM) dengan memanfaatkan ektraksi landmark MediaPipe Pose untuk mendeteksi dan mengklasifikasi gerakan push-up berdasarkan keseluruhan pola gerakan. Data dikumpulkan dalam bentuk video yang divalidasi oleh ahli dan diolah hingga mejadi 3.600 data video dengan 10 kelas gerakan. Data video diektraksi hingga menghasilkan koordinat keypoint dan sudut sendi yang dinormalisasi, serta ditambahkan padding untuk menyamakan panjang data. Model dilatih dengan metode K-Fold Cross Validation dengan delapan arsitektur berbeda. Hasil penelitian menunjukkan performa model terbaik memperoleh rata-rata akurasi testing 92,35% dan F1-Score 92,53%. Temuan ini menunjukkan kombinasi MediaPipe Pose dan LSTM dapat dengan baik mengenali dan mengklasifikasi gerakan push-up.