Rura, Andres Sangka'
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BIOAKTIVITAS FITOKIMIA KUALITATIF DAN ANTIBAKTERI EKSTRAK BUAH MARITAM (Naphelium ramboutanake leenh) TERHADAP PENGHAMBATAN BAKTERI CUTIBACTERIUM ACNES DAN STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS Rura, Andres Sangka'
Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika Vol 3, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jakt.v3i2.8727

Abstract

Hasil hutan bukan kayu merupakan suatu produk yang berasal dari hutan tetapi tidak dalam bentuk kayu salah satu bentuk produk HHBK yaitu buah-buhan, salah satu buah yang banyak dijumpai dalam hutan khusunya di Kalimantan Timur yaitu buah rambutan hitam atau yang sering disebut sebagai buah maritam. Buah maritam memiliki banyak manfaat bagi Kesehatan, pada pengujian ini buah maritan diuji kandungan senyawa secara fitokimia kualitatif dan juga antibakteri yaitu bakteri cutibacterium acnes dan staphylococcus epidermidis. Hasil pengujian fitokimia kualitatif ekstrak buah maritam positif mengandung senyawa alkaloid, triterpenoid, saponin, karbohidrat, flavonoid, tanin, kumarin, fenol sedangkan umtuk senyawa karotenoid dan steroid tidak terdeteksi dalam kandungan ekstrak, pengujian aktibakteri pada bakteri C. acnes memiliki konsentrasi 500 µg/well memiliki hasil penghambatan sebesar 40% dari tiga ulangan, konsentrasi 250 µg/well memiliki penghambatan sebesar 36%, konsentrasi 125 µg/well memperoleh penghambatan sebesar 32% dan untuk konsnetrasi  62,5 µg/well memiliki penghmabtan 28%. Pengambatan bakteri S. epidermidis memiliki konsentrasi pengujian yaitu 500 µg/well, 250 µg/well, 125 µg/well, 26,5 µg/well dengan penghambatan setiap konsentrasi sebagai berikut 32%, 28%, 24% dan 20%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kandungan senyawa pada pengujian fitikimia kualitatif hamper memiliki semua kandungan senyawa, pada penghambatan bakteri C. acnes memiliki penghambatan yang baik dalam menghambat pertumbuhan bakteri pada semua konsentrasi sedangkan bakteri S. epidermidis memiliki penghambatan pada semua konsenetrasi yang cukup baik dalam menghambat pertumbuhan bakteri yang dapat dilihat pada setiap konsentrasi yang memiliki penghambatan