Maharani, Fiadita
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Algoritma Genetik dalam Metode NRECA untuk Pengalihragaman Hujan menjadi Debit Model di DAS Rondoningo Maharani, Fiadita; Suhartanto, Ery; Andawayanti, Ussy
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.02.096

Abstract

DAS Rondoningo, yang terletak di WS Pekalen-Sampean, Kab. Probolinggo, merupakan daerah aliran sungai dengan tingkat kekeringan yang relatif tinggi. Ketersediaan data debit sungai yang sering tidak lengkap akibat gangguan teknis pada peralatan AWLR jadi kendala dalam pengelolaan sumber daya air. Maka metode di studi ini memakai NRECA dengan Algoritma Genetik untuk melakukan alih ragam hujan jadi debit model untuk memperoleh data debit model yang menyerupai lapangan. Hasil analisis memperlihatkan komposisi terbaik ialah kalibrasi selama 19 tahun (2004-2022) dan validasi selama 1 tahun (2023) yang menghasilkan nilai NSE yakni 0,9999 dan R yakni 1 untuk kalibrasi, serta NSE yakni 0,9338 dan R yakni 0,9298 untuk validasi. Data debit model NRECA itu bisa dimanfaatkan untuk menganalisis debit andalan DAS Rondoningo. Analisis debit andalan memakai kurva durasi debit dengan rumus perhitungan probabilitas Weibull memperlihatkan perbandingan nilai debit andalan memakai data debit model NRECA dengan data debit AWLR pada periode tahunan dan bulanan tergolong hampir sama atau sangat baik. Abstract: The Rondoningo watershed, located in the Pekalen-Sampean WS, Probolinggo Regency, is a watershed with a relatively high level of drought. The availability of river discharge data that is often incomplete due to technical disturbances in AWLR equipment is an obstacle in water resources management. Therefore, this study used the NRECA method with a Genetic Algorithm to convert rainfall variability into model discharge to obtain model discharge data that resembles the field. The analysis showed that the best composition was calibration for 19 years (2004-2022) and validation for 1 year (2023) which resulted in an NSE value of 0.9999 and R of 1 for calibration, and NSE of 0.9338 and R of 0.9298 for validation. The NRECA model discharge data can be used to analyze the mainstay discharge of the Rondoningo watershed. The mainstay discharge analysis using the discharge duration curve with the Weibull probability calculation formula shows that the comparison of the mainstay discharge value using NRECA model discharge data with AWLR discharge data in the annual and monthly periods is almost the same or very good.