Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBENTUKAN KARAKTER REMAJA DI NEGERI ADMINISTRATIF YAINUELO: STUDI KONTEKSTUAL DI KABUPATEN MALUKU TENGAH Madihia, Ali
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 2 (2025): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ash.v11i2.1843

Abstract

Kerusakan moral dan buruknya kepribadian tidak hanya terjadi pada orang dewasa, juga menghinggapi generasi penerus bangsa terutama remaja. Saat ini berbagai penyimpangan-penyimpangan perilaku remaja tidak menjadi hal baru di lingkungan masyarakat, berdasarkan identifikasi masalah peneliti menemukan remaja suka membangun sekat dalam pergaulan berdasarkan kompleksnya masing-masing. Remaja suka menghina atau menjelekkan teman remaja lain. Sering mencurigai satu remaja dengan remaja lain. Berdasarkan hal tersebut Rumusan masalah: Bagaimana perilaku remaja, bagaiamana pola hubungan antara remaja?, bagaimana pola pembentukan karakter remaja? Metode penelitian: kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian berjumlah 18 anak remaja dan 11orang tua remaja sekaligus perangkat Negeri. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menujukkan bahwa perilaku remaja di Negeri Administratif yainuelo kabupaten Maluku Tengah yaitu; Perilaku menghargai dan menghormati, gotong royong, dan toleransi, sudah mulai baik. Pola hubungan remaja hanya sebatas kepada kelompok tertentu sehingga remaja enggan membuka ruang, kurang sikap tolong menolong antara sesama, serta kurang membangun talisilaturahim diantara remaja. Pola pembentukan karakter di remaja, tidak menyentuh kepada remaja keseluruhan, di pengaruhi oleh, pembentukan karakter remaja hanya pada pengetahuan kognitif, sebatas At-Ta’lim. Sehingga pengaplikasian dilingkungan, karakternya kurang baik, disebabkan karena orang tua merasa acuh dengan karakter anaknya, dan keliru dalam membimbing anak sehingga cenderung lebih melawan dari pada mengikuti orang tuanya.