SETIAJI, HADI
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

THE CONCEPT OF ʻIẒĀM FROM THE PERSPECTIVE OF THE QUR'AN AND ITS RELEVANCE TO OSTEOLOGY (A STUDY OF THEMATIC INTERPRETATION) SETIAJI, HADI
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol. 8 No. 2 (2025): Al-Iqra Medical Journal: Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/aimj.v8i1.18123

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi konsep ‘iẓām (tulang belulang) dalam al-Qur’an melalui pendekatan tafsir maūḍūʻī (tematik) dan menghubungkannya dengan ilmu kedokteran modern. Jenis riset ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode tafsir tematik dengan menelusuri ayat-ayat yang berkaitan dengan kata ‘iẓām dalam al-Qur’an dan mengkaitkannya dengan informasi medis mengenai tulang. Data diperoleh melalui library research menggunakan analisis isi (content analysis) terhadap literatur yang representatif dan relevan dengan masalah yang dibahas, kemudian mengulas dan menyimpulkannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep ʻiẓām dalam al-Qur’an meliputi 5 pembahasan utama: Pertama, proses pembentukan tulang manusia (osifikasi tulang) dari muḍgah menjadi ‘iẓām memiliki 2 jenis cara, yaitu ossifikasi intramembranosa dan ossifikasi enchondral. Kedua, manusia akan dibangkitkan dari tulang ekornya pada hari kiamat dengan adanya primitive streak/fundamental strip yang berfungsi sebagai cikal bakal untuk perkembangan berbagai jaringan tubuh. Selain itu, tubuh manusia diciptakan dengan kemampuan alami untuk pulih dari kerusakan yang memperkuat keyakinan bahwa kebangkitan kembali adalah mungkin. Ketiga, kebangkitan manusia yang sudah menjadi tulang-belulang memiliki urgensi dalam meningkatkan keimanan. Keempat, wahana al-’aẓm dalam QS Maryam/19: 4 menjelaskan tentang proses degeneratif fisiologis tulang seiring bertambahnya usia. Kelima, tulang dari hewan yang halal dan disembelih sesuai syariat Islam adalah halal untuk digunakan dan dikonsumsi serta memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan. Kata kunci : ‘iẓām, tafsir tematik, al-Qur’an, penciptaan manusia, kebangkitan manusia