Munir, Syirojul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Sekam Padi Menjadi Nilai Ekonomi Baru Masyarakat di Desa Pengampon Musta'in, Muhammad Mujib; Muzajjad, Ach.; Huda, M. Choirul; Kamaidah, Nur Wulandari; Arianti, Anisa; Anwar, M. Mirza Khoirul; Munir, Syirojul; Agung P.W.S, M. Nalendra; Ramadhan, Dicky Akbar; Rizqun, Muhammad Daniar
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i1.4342

Abstract

Desa Pengampon merupakan desa yang berada di Kabupaten Jombang, tepatnya berada di Kecamatan Kabuh. Desa Pengampon dikelilingi oleh lahan pertanian yang subur, sehingga mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Dimana rata-rata setiap masyarakat desa dapat memanen padi 2-3 kali dalam setahun. Pasca panen terdapat banyak sisa dari penggilingan berupa limbah kulit padi (sekam) yang belum dmanfaatkan secara maksimal. Berdasrkan hasil obesrvasi ditemukan 3 kesenjangan pada masyarakat desa pengampon, antara lain: minimya potensi ekonomi lokal, banyaknya limbah sekam padi yang belum bisa dimanfaatkan secara maksimal, dan minimnya pengetahuan pengolahan limbah disekitar. Sehingga melalui ekgiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa Universitas Darul Ulum Jombang mengadakan pelatihan Pemanfaatan Limbah Sekam Padi Menjadi Nilai Ekonomi Baru Masyarakat di Desa Pengampon. Kegiatan ini dilakukan dengan metode persiapan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi berkelanjutan. Program ini menghasilkan peserta mempunyai pemahaman bahwa limbah sekam padi dapat diubah menjadi produk yang mempunyai nilai jual dan produk khas lokal desa pengampon, peserta pelatihan mempunyai kompetensi baru dalam mengolah limbah sekam padi menjadi media taman, briket aroma terapi, dan pupuk organic cair (POC).
Implementasi Pendekatan Audio Lingual dalam Pembelajaran Bahasa Arab Kurikulum 2013 Zakiyah, Zaimatuz; Munir, Syirojul; Farra Jihan, Chalvia; Maksudin, Maksudin
Shaut al Arabiyyah Vol 11 No 2 (2023): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v11i2.26188

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep dasar pendekatan audio lingual, menguraikan teori-teori yang mendasarinya, menggambarkan implementasinya dalam kurikulum 2013 melalui peta konsep, dan menjelaskan implementasi pendekatan audio lingual dalam pembelajaran bahasa Arab dalam kurikulum 2013 dengan cara deskriptif kualitatif di mana penulis menelusuri karya-karya ilmiah yang berkaitan dengan tema. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan audio lingual adalah pendekatan yang menekankan pada penelaahan dan pendeskripsian suatu bahasa yang akan dipelajari dengan memulainya dari sistem bunyi (fonologi), kemudian sistem pembentukan kata (morfologi), dan sistem pembentukan kalimat (sintaksis). Secara bahasa, pendekatan ini berlandaskan kepada aliran strukturalisme dari Ferdinand de Saussure yang berkeyakinan bahwa bahasa adalah ujaran. Sementara, secara psikologis, pendekatan ini diadopsi dari aliran behaviorisme yang beranggapan bahwa pembelajaran merupakan hubungan antara stimulus dan respon. Peta konsep yang dirancang menggambarkan pembahasan penyeluruh penelitian ini yang berimplikasi pada diterapkannya pendekatan audio lingual dalam enam unsur kurikulum. Unsur-unsur tersebut meliputi tujuan, materi, metode, aktivitas, media, dan penilaian pembelajaran bahasa Arab berbasis pendekatan audio lingual. Abstract : This paper aims to describe the basic concepts of the audio-lingual approach, to describe the underlying theories, to describe its implementation in the 2013 curriculum through a concept map, and to explain the implementation of the audio-lingual approach in learning Arabic in the 2013 curriculum and its advantages and disadvantages in a qualitative descriptive way in which the author explores the work of -Scientific works related to the theme. The results show that an audio-lingual approach is an approach that emphasizes the study and description of a language to be studied by starting with the sound system (phonology), then the word-formation system (morphology), and the sentence formation system (syntax). Linguistically, this approach is based on the structuralism school of Ferdinand de Saussure who believes that language is spoken. Meanwhile, psychologically, this approach is adopted from the flow of behaviorism which assumes that learning is a relationship between stimulus and response. The concept map designed to describe the overall discussion of this research has implications for the application of the audio-lingual approach in the six elements of the curriculum. These elements include objectives, materials, methods, activities, media, and assessment of Arabic learning based on an audio-lingual approach.