Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ASSESSING WORKFORCE READINESS FOR BLOCKCHAIN ADOPTION IN FOOD LOGISTICS: A CASE STUDY OF BULOG BANDUNG USING THE TRI 2.0 Jasmine Budiyani; Yusep Sukrawan; Aulia Zikri Rahman
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 4 No. 9 (2025): AUGUST
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v4i9.868

Abstract

The effectiveness and clarity of food logistics management, especially at BULOG Bandung, present notable challenges that call for the integration of blockchain technology. This research assesses the readiness of BULOG Bandung's workforce for the adoption of blockchain by utilizing the Technology Readiness Index (TRI) 2.0 framework. A quantitative research methodology was applied, which involved structured surveys and statistical analysis using Pearson correlation to evaluate employees' readiness. The results reveal a moderate level of technological readiness with an overall TRI score of 3.12. The dimensions of Optimism (3.42) and Innovativeness (3.25) suggest that employees possess a favorable view of technology, while Discomfort (2.92) and Insecurity (3.27) indicate apprehensions related to digital transformation. Analysis using Pearson correlation demonstrated a significant association between TRI dimensions and the willingness to adopt blockchain (r = 0.38, p < 0.05). These findings underscore the necessity for focused training initiatives, pilot blockchain projects, and technical assistance to boost employee confidence. Future investigations should examine the long-term behavioral adjustments and organizational elements that affect blockchain adoption in the logistics sector.
PENGEMBANGAN APLIKASI MOBILE BERBASIS FLUTTER UNTUK STOCK OPNAME TERINTEGRASI ERP PADA PT XYZ Akmal, Muhammad Fadhil; Bambang Darmawan; Aulia Zikri Rahman
Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain (BLOGCHAIN) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis, Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/blogchain.v6i1.2002

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi stock opname mobile berbasis Flutter yang terintegrasi real-time dengan ERP melalui API, guna mengatasi Inventory Record Inaccuracy (IRI) senilai lebih dari Rp338 juta pada PT XYZ. Aplikasi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi verifikasi stok, mendukung fitur barcode scanner, serta alur persetujuan data berbasis peran. Hasil pengujian fungsional berjalan sempurna, dan usability testing mencapai skor tinggi 86.6/100, menunjukkan aplikasi ini mudah digunakan dan sesuai kebutuhan operasional. Dengan demikian, aplikasi ini berhasil menjembatani keterbatasan ERP di lapangan, secara signifikan meningkatkan akurasi dan transparansi data persediaan.
ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KERJA KURIR BERDASARKAN BEBAN KERJA MENGGUNAKAN METODE WORKLOAD INDICATORS OF STAFFING NEED Aziz Atarmana, Muhammad Deden; Yusep Sukrawan; Dwi Novi Wulansari; Mumu Komaro; Aulia Zikri Rahman; Wiku Larutama
Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain (BLOGCHAIN) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis, Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/blogchain.v6i1.2016

Abstract

Pertumbuhan industri e-commerce meningkatkan volume pengiriman dan kompleksitas operasional jasa kurir, khususnya pada layanan last-mile delivery. Kondisi tersebut menuntut ketersediaan tenaga kerja yang sesuai dengan beban kerja aktual agar kualitas layanan tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan tenaga kerja kurir menggunakan metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN) pada PT XYZ Cabang Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi operasional perusahaan. Analisis dilakukan melalui perhitungan Available Working Time (AWT), faktor kelonggaran (allowance), standar beban kerja, dan rasio WISN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio WISN berada di bawah satu pada kondisi operasional normal maupun periode puncak, yang mengindikasikan terjadinya overload tenaga kerja. Selain itu, perbedaan karakteristik wilayah pengantaran memengaruhi intensitas beban kerja kurir. Metode WISN mampu memberikan estimasi kebutuhan tenaga kerja yang lebih objektif dan realistis sebagai dasar perencanaan sumber daya manusia pada perusahaan logistik.