Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Yoga Surya Namaskar untuk Nyeri Punggung Ibu Hamil Manik, Santini; Wiwin Eka Kristina; Novrina Feronita Br.Sibuea; Heni Hirawati Pranoto; Reni Endrawat; Khoirun Nisa; Anika Ardila
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy involves various physiological changes including physical changes, changes in the digestive system, respiratory system, urinary tract system, musculoskeletal and circulatory systems, causing discomfort. One of the discomforts that often occurs is back pain. Back pain in pregnant women significantly has a negative impact on daily activities and well-being during pregnancy. This community service aims to provide education to pregnant women about the benefits of yoga namaskar and how to do it correctly. By providing this knowledge and skills, it is hoped that pregnant women can apply the techniques learned and applied in everyday life so that problems of discomfort such as back pain in pregnant women can be handled. The results of this Community Service are that there is an effect of doing yoga surya namaskar for back pain in pregnant women. With this community service activity, it is hoped that pregnant women can routinely do this Yoga Surya Namaskar at home.   Abstrak Kehamilan melibatkan berbagai perubahan fisiologis antara lain perubahan fisik, perubahan sistem pencernaan, sistem respirasi, sistem traktus urinarius, muskuloskeletal dan sirkulasi sehingga menimbulkan ketdiaknyamanan. Salah satu ketidaknyamanan yang sering timbul adalah nyeri punggung. Nyeri punggung pada wanita hamil secara signifikan memberikan dampak yang buruk terhadap kegiatan sehari-hari dan kesejahteraan selama hamil. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil tentang manfaat yoga namaskar dan bagaimana cara melakukannya dengan benar. Diharapkan ibu hamil dapat menerapkan teknik-teknik yang dipelajari dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga masalah ketidaknyamanan seperti nyeri punggung pada ibu hamil bisa tertangani. Hasil Pengabdian Masyarakat ini bahwa ada pengaruh dari melakukan yoga surya namaskar untuk nyeri punggung ibu hamil. Adanya kegiatan pengabdian ini diharapkan ibu hamil dapat rutin melakukan Yoga Surya Namaskar ini di rumah.
Pengetahuan Ibu Berhubungan dengan Kelengkapan Imunisasi Lanjutan pada Balita Usia 37 s/d 60 Bulan di Puskesmas Arga Mulya: Mothers' Knowledge Regarding Follow-Up Immunization Completeness in Toddlers Aged 37 to 60 Months at Arga Mulya Community Health Center Manik, Santini; Isfaizah
Journal of Holistics and Health Sciences Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v8i1.609

Abstract

Low coverage of follow-up immunizations in toddlers is caused by parental behavior. Knowledge plays an important role in shaping a person's behavior, whereby people with low knowledge about immunization tend not to believe in the benefits of immunization for children. There are still mothers in the Arga Mulya Community Health Center working area who do not provide follow-up immunizations for their toddlers, even though health workers have provided education and counseling through the integrated health service post (posyandu). The purpose of this study was to determine the relationship between mothers' knowledge and the completeness of follow-up immunizations in toddlers aged 37-60 months at the Arga Mulya Community Health Center. The research design used was quantitative with a cross-sectional survey approach. The population consisted of all mothers with toddlers aged 37 to 60 months, totaling 209 mothers. The sampling technique used was non-probability sampling with a purposive sampling approach that met the inclusion and exclusion criteria, resulting in a sample of 68 respondents. The results showed that the majority of mothers had sufficient knowledge about follow-up immunizations, with 31 mothers (45.6%) having adequate knowledge; the majority had completed follow-up immunizations, with 39 mothers (57.4%) having done so; and there was a relationship between mothers' knowledge about follow-up immunizations and the completion of follow-up immunizations, with a p-value of 0.017. Mothers must pay attention to their children's health, one of which is by providing follow-up immunizations so as to reduce unexpected risks for toddlers.   ABSTRAK Rendahnya cakupan imunisasi lanjutan pada balita disebabkan oleh perilaku orang tua. Pengetahuan memegang peranan penting dalam pembentukan perilaku seseorang, di mana orang dengan pengetahuan yang rendah tentang imunisasi cenderung tidak percaya pada manfaat imunisasi bagi anak. Masih ditemukan ibu di wilayah kerja Puskesmas Arga Mulya yang tidak melakukan imunisasi lanjutan bagi balitanya, meskipun petugas kesehatan sudah melakukan edukasi dan penyuluhan melalui posyandu. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan pengetahuan ibu  dengan kelengkapan imunisasi lanjutan pada balita usia 37-60 bulan di Puskesmas Arga Mulya. Desain penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional survey. Populasinya yaitu seluruh ibu yang memiliki balita usia 37 s.d. 60 bulan sejumlah 209 ibu. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan jenis pendekatan purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga didapatkan sampel 68 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pengetahuan ibu tentang imunisasi lanjutan mayoritas pada pengetahuan cukup sebanyak 31 ibu (45,6%); gambaran kelengkapan imunisasi lanjutan mayoritas telah melengkapi imunisasi lanjutan sejumlah 39 ibu (57,4%); dan terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang imunisasi lanjutan dengan kelengkapan imunisasi lanjutan dengan nilai p-value 0,017. Ibu wajib dan harus memperhatikan kesehatan anaknya, salah satunya dengan pemberian imunisasi lanjutan sehingga dapat mengurangi risiko yang tidak diharapkan bagi balita.