Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Teknik Expressive Therapy untuk Klien “RE” dalam Kondisi Depresi Akibat Korban Bullying Haniifa Mawarningsih; Mahatir Muhammad
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i3.1957

Abstract

Bullying bisa terjadi di sekolah, kampus, tempat kerja, lingkungan online (cyberbullying) atau di tempat umum yang lain. Tindakan bullying ini tindakan kekerasan secara fisik, verbal ataupun psikologis. Dampak bagi korban bullying akan menimbulkan banyak masalah seperti cedera fisik, mental ataupun sosialnya. Dampak dari klien “RE” setelah di bullying ia menjadi anak yang sangat pendiam, tidak mau berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan tidak mampu mengungkapkan ekspresinya. Intervensi ini bertujuan untuk mengungkapkan ekspresi baik secara verbal/non – verbal, membantu klien “RE” mengungkapkan dan mengkomunikasikan sebuah perasaan dan fikiran melalui media dan kegiatan agar klien mampu menuangkan ekspresinya didalam buku agenda ekspesif. Metode yang digunakan adalah case work , dengan teknik small talk dan support. Penulis mendampingi klien pada saat klien mengikuti kelas program day care di RSJ. Soeharto Heerdjan. Intervensi yang penulis lakukan yaitu Teknik Expressive Therapy dengan rekayasa teknologi menggunakan buku agenda ekspresif beserta emoticon stiker seperti : senang, sedih, marah dan takut.Hasil dari intervensi yang sudah dilakukan menujukkan bahwa klien “RE” dapat menuangkan ekspresinya melalui buku agenda ekspresif ini serta mampu memberikan alasan mengenai perasaannya setelah mengikuti seluruh rangkaian kelas kegiatan pada hari itu. Intervensi Teknik Expressive Therapy ini dapat menjadi suatu model yang bisa diterapkan bagi seseorang yang mempunyai masalah serupa untuk bisa mengetahui bagaimana perasaannya.
LITERATURE REVIEW : TANTANGAN SERTA SOLUSI PENYANDANG DISABILITAS UNTUK MENDAPATKAN PERLINDUNGAN PEMENUHAN HAK PEKERJAAN Haniifa Mawarningsih; Hastin Trustisari
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 2 No. 3 (2024): Juni : Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v2i3.1786

Abstract

People with disabilities often face challenges in gaining equal access to employment opportunities. Limited access and infrastructure, discrimination, and lack of education and skills are the main obstacles. This article aims to provide equal access to education and skills training, create an inclusive work environment, and implement policies that support quotas for workers with disabilities and equal access to infrastructure and technology. This assessment method uses literature studies with online narrative types on Google Scholar. Conclusion: The importance of cross-sector collaboration to create an inclusive and fair work environment for all individuals, including people with disabilities. So that their rights to get work can be protected and fulfilled optimally in the future. It is hoped that these suggestions can create an inclusive and fair work environment for all individuals, including people with disabilities, so that their rights to obtain work can be protected and fulfilled