Yarlis, Yarlis
Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TARI GALOMBANG DALAM KONTEKS SOSIAL MASYARAKAT KOTO KACIAK DI KABUPATEN 50 KOTA Yarlis, Yarlis; Nurfadhilah, Syifa
Garak Jo Garik : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Vol 13, No 2 (2017): Garak Jo Garik
Publisher : Garak Jo Garik : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.301 KB)

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas tari Galombang pada masyarakat Koto Kociak Nagari VII Koto Talago Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Dalam hal ini peneliti mendeskripsikan apa yang diperoleh di lapangan kemudian dianalisis sesuai dengan permasalahan yang berhubungan dengan fenomena sosial dalam kehidupam masyarakat pemiliki tari Galombang. Teori yang digunakan adalah teori bentuk oleh Nanik Sri Prihatini dan teori fungsi. Teori tersebut digunakan untuk menjawab permasalahan yang telah dirumuskan. Tari Galombang tetap eksis sampai saat sekarang dan aktif di tengah kehidupan masyarakat Koto Kociak yang berfungsi untuk upacara pesta perkawinan, upacara pengangkatan pengulu, dan upacara penyabutan tamu. Tari Galombang pada masyarakat di atas disajikan khusus oleh ibu ibu lansia, hal ini merupakan suatu fenomena yang perlu dibahas.This article aims to discuss Galombang dance of the Koto Kociak Nagari VII Koto Talago, Guguak District, Lima Puluh Kota Regency communities. This research is qualitative research with descriptive analytical method. In this case, researcher described what was obtained in the field and then analyzed it according to the problems related to social phenomena in the lives of the Galombang dance owner (communities). The theory used are the form theory by Nanik Sri Prihatini and function theory. The theory is used to answer the problems that have been formulated. Galombang dance still exists until now and active in the midst of the life of the Koto Kociak community. Which has a functions for wedding party ceremonies, the appointment ceremony for the penghulu, and also for the guest welcoming ceremony. Galombang dance on the community above is specifically presented by elderly woman, this is a phenomenon that needs to be discussed. 
DESKRIPSI STRUKTUR TARI TAK OYAI DI KENAGARIAN PAINAN TIMUR KECAMATAN IV JURAI KABUPATEN PESISIR SELATAN Alsi Putra Doeta; Yarlis Yarlis
Laga-Laga : Jurnal Seni Pertunjukan Vol 8, No 1 (2022): Laga-Laga: Jurnal Seni Pertunjukan
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/lg.v8i1.2531

Abstract

Fokus utama dalam penelitian ini adalah tentang deskripsi struktur tari Tak Oyai di Kenagarian Painan Timur Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan metode deskriptif analisis, yaitu seluruh data yang diperoleh baik data tertulis maupun data di lapangan dihimpun dan dijabarkan kemudian dianalisis sesuai permasalahan penelitian yang dirumuskan. Pendekripsian struktur Tari Tak Oyai dilakukan supaya masyarakat Painan Timur mengetahui tentang struktur Tari Tak Oyai dan dapat melestarikan tari tersebut. Tak Oyai terdiri dari kata Tak yang berarti tidak, dan Oyai berarti goyah. Jadi Tak Oyai bermakna sebagai tidak ada kegoyahan dalam bekerja yang penting selalu bersemangat walau dalam keadaan sulit sekalipun. Sikap semangat tersebut menggambarkan tentang seorang petani yang selalu bersemangat bekerja meskipun dalam keadaan sulit. Untuk menjelaskan semua ini dilakukan dengan menggunakan beberapa teori, teori yang relevan tentang struktur tari yaitu teori struktur dari Y.Sumandyo hadi, kemudian teori bentuk dari Y. Sumandyo Hadi. Kata Kunci: Tari Tak Oyai, Struktur, Bentuk
TARI GALOMBANG MASYARAKAT KOTO KOCIAK NAGARI VII KEC. GUGUAK KAB. 50 KOTA Syifa Nurfadhilah; Nurmalena Nurmalena; Yarlis Yarlis
Laga-Laga : Jurnal Seni Pertunjukan Vol 4, No 1 (2018): Laga-Laga: Jurnal Seni Pertunjukan
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/lg.v4i1.493

Abstract

PePenelitian ini bertujuan untuk membahas tentang “Bentuk dan Fungsi Tari Galombang dalam masyarakat Koto Kociak Nagari VII Koto Talago Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota”.   Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat  deskriptif analisis. Pada tahap ini peneliti mendeskripsikan apa yang dapat dilapangan kemudian dianalisis sesuai dengan permasalahan. Teori yang digunakan adalah teori bentuk pendapat Nanik Sri Prihatini dan teori fungsi pendapat Daryusti. Semua teori yang dipakai digunakan untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian. Tari Galombang di tarikan oleh Lansia yang masih aktif di tengah kehidupan masyarakat Koto Kociak berfungsi untuk upacara pesta perkawinan, upacara pengangkatan pengulu, dan upacara penyambutan tamu. Dengan hal ini Tari Galombang dipertunjukan dengan adanya bentuk pertunjukan yaitu berupa komponen-komponen tari meliputi gerak, penari, rias dan kostum, musik, properti, pola lantai, dan tempat pertunjukan.