Diajeng Rodiatul Fadilah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tinjauan Fenomenologi: Akuntansi Lingkungan dalam Pengelolaan Limbah Rumah Sakit X Diajeng Rodiatul Fadilah; Retna Safriliana; Maxion Sumtaky
Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL AR RO'IS MANDALIKA (ARMADA)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/armada.v5i1.5226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan akuntansi lingkungan dalam manajemen limbah dengan menggunakan pendekatan fenomenologi kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, sementara data sekunder digunakan untuk melengkapi analisis. Penelitian ini dilakukan di sebuah rumah sakit swasta tipe C di Malang. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa akuntansi lingkungan di Rumah Sakit X belum sepenuhnya diterapkan. Manajemen lingkungan masih terbatas pada aspek teknis, sementara biaya terkait umumnya dicatat dalam akun operasional tanpa klasifikasi yang spesifik. Dari lima aspek akuntansi lingkungan menurut PSAK No. 1 Tahun 2015, hanya identifikasi biaya yang sesuai, sementara pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan belum dilaksanakan dengan baik. Manajemen lingkungan di rumah sakit ini masih terbatas pada kegiatan pengelolaan limbah teknis, di mana semua biaya terkait dimasukkan dalam satu akun umum, yaitu biaya pengelolaan limbah, yang dicatat sebagai bagian dari biaya operasional rumah sakit. Limbah padat medis dikelola oleh pihak ketiga dengan proporsi pendanaan 70%, limbah padat non-medis ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebesar 5%, dan limbah cair dikelola secara internal oleh rumah sakit melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebesar 25%. Hal ini menunjukkan bahwa Rumah Sakit X belum secara komprehensif menerapkan akuntansi lingkungan, baik dari segi pengakuan, pengukuran, pencatatan, penyajian, maupun pengungkapan dalam laporan keuangan. Biaya terkait kegiatan lingkungan masih dimasukkan dalam akun biaya operasional umum tanpa klasifikasi atau perlakuan khusus sebagai bentuk akuntabilitas terhadap dampak lingkungan.