Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

OVERCOMING ADOLESCENT ANXIETY THROUGH RELIGIOUS EDUCATION: AN ISLAMIC LITERATURE REVIEW Safira, Mega Nur; Sabran, Sabran
PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY Vol 3, No 1 (2025): First International Conference on Education, Society and Humanity
Publisher : PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescence is a developmental stage that is highly vulnerable to anxiety due to academic pressures, social challenges, and identity crises. Conventional approaches to addressing anxiety do not always meet the spiritual needs of adolescents, especially in societies that uphold religious values. This study aims to explore the role of Islamic religious education in helping adolescents manage anxiety. The method employed is a qualitative literature study with a descriptive-reflective approach, focusing on the analysis of religious and spiritual values related to mental health. The findings reveal that Islamic religious education contains values such as tawakkul (trust in God), sabr (patience), shukr (gratitude), dhikr (remembrance of God), and du'a (supplication), which function as emotional coping strategies. These values contribute to building adolescents' mental resilience, calming emotions, and strengthening their sense of meaning and purpose in life. Through a more contextual and practical approach, religious education can serve as an effective alternative intervention to support adolescents’ mental health in a holistic manner.
MODEL INOVASI KURIKULUM BERBASIS TRANSFORMASI DIGITAL: TINJAUAN LITERATUR KURIKULUM NASIONAL INDONESIA Safira, Mega Nur
Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies and Society Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies and Society, Vol. 1, No. 2, 2024
Publisher : Berkah Smart Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64093/nijess.v1i2.758

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam sistem pendidikan, khususnya dalam pengembangan dan implementasi kurikulum. Kurikulum sebagai instrumen utama pendidikan dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan kompetensi abad ke-21. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji model-model inovasi kurikulum nasional Indonesia dalam perspektif transformasi digital, meliputi Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBM), Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Kurikulum 2013, dan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber pustaka, seperti buku teks, artikel jurnal ilmiah, serta dokumen resmi pemerintah yang relevan dengan topik kurikulum dan teknologi pendidikan. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi untuk mengidentifikasi karakteristik, pola inovasi, serta integrasi teknologi dalam setiap model kurikulum. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi kurikulum nasional Indonesia mengalami pergeseran bertahap menuju kurikulum yang lebih fleksibel, adaptif, dan berbasis transformasi digital. KBM dan KTSP menekankan pada pengembangan kompetensi dan otonomi satuan pendidikan, namun integrasi teknologi masih terbatas. Kurikulum 2013 mulai mengakomodasi pemanfaatan teknologi sebagai pendukung pembelajaran, sedangkan Kurikulum Merdeka merepresentasikan model kurikulum yang paling responsif terhadap transformasi digital melalui pembelajaran berdiferensiasi, berbasis proyek, dan pemanfaatan platform digital. Studi ini menyimpulkan bahwa transformasi digital merupakan faktor penting dalam inovasi kurikulum nasional dan memerlukan dukungan kebijakan serta kesiapan sumber daya manusia agar implementasinya berjalan optimal.
Menjaga Motivasi Belajar PAI Melalui Gamifikasi: Studi Praktik Pembelajaran di Sekolah Menengah Atas Safira, Mega Nur; Zamroni, Zamroni; Idris, Husni
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.647

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menjaga motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah menengah atas. Pembelajaran yang monoton dan terlalu berpusat pada metode ceramah sering menyebabkan siswa mudah bosan, kurang aktif, dan kurang fokus selama proses pembelajaran berlangsung. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik optimalisasi gamifikasi dalam menjaga motivasi belajar siswa pada pembelajaran PAI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian multisitus yang dilaksanakan di SMA Negeri 3 Samarinda, SMA Negeri 16 Samarinda, dan SMK Negeri 19 Samarinda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan sumber data guru PAI dan siswa. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengoptimalkan gamifikasi melalui berbagai permainan dan media pembelajaran seperti puzzle, kartu pembelajaran, dan Canva yang dipadukan dengan unsur poin, reward, level permainan, dan tantangan. Praktik tersebut mampu menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan interaktif sehingga membantu menjaga motivasi belajar siswa secara berkelanjutan. Selain itu, optimalisasi gamifikasi didukung oleh kreativitas guru, fasilitas sekolah, dan antusiasme siswa.