Rizky Abrian
Sastra Indonesia, UIN Sunan Ampel Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Representasi Kegelisahan dan Kekhawatiran tentang Hidup pada Masa Quarter Life Crisis dalam Lagu Takut Karya Idgitaf Kusumaningtyas, Bramuda Pramesti; Abrian, Rizky
Deiksis Vol 17, No 2 (2025): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/deiksis.v17i2.21480

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana bentuk representasi dari sebuah lagu yang di dalam lagu tersebut mengangkat tentang masalah yang sulit dihindari oleh masyarakat pada umumnya. Fase yang sulit dihindari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia adalah ditemukannya kegelisahan saat awal umur dua puluh atau fase awal menuju dewasa hingga bentuk kekhawatiran hidup saat telah memasuki usia dewasa. Permasalahan akan kegelisahan dan kekhawatiran banyak disebut dengan sebutan quarter life Crisis. Penelitian ini akan merepresentasikan seluruh bait lagu “Takut” dengan menggunakan representasi oleh Stuart Hall dengan diperdalam menggunakan landasan teori analisis wacana kritis milik Teun Van Dijk  untuk mencari tentang bagaimana bentuk analisis wacana yang terdapat dalam lagu “Takut”. Pada penelitian ini akan berfokus pada tiga elemen, yakni pada analisis teks (Makro), Superstruktur, dan Struktur Mikro. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang bagaimana struktur yang ada dalam lagu “Takut” karya Idgitaf sehingga hasil dari bentuk struktur akan dapat merepresentasikan bentuk-bentuk tersebut ke dalam gambaran quarter life crisis. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis teks. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini memiliki tiga teknik, yang pertama teknik pengumpulan data, kemudian analisis data, serta penyajian hasil. Hasil penelitian ini adalah adanya bentuk struktur yang ada didalam lagu “Takut”. hasil penelitian ditemukan adanya wacana kegelisahan dan kekhawatiran dalam lirik lagu “Takut”, peneliti juga mendapatkan data pada lirik lagu yang merepresentasikan bentuk (Quarter Life Crisis).
Intercultural Communication Competence Approach in Inclusive Writing BIPA Learning in Surabaya Higher Education Rizky Abrian; Warsita Noer Ardiyanti
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21708

Abstract

This study explores the BIPA (Indonesian language for non-native speakers) inclusivity in higher education, focusing on writing classes and skills through the perspective of Intercultural Communication Competence (ICC). The study, moreover, highlights the importance of acknowledging and valuing diversity in the BIPA learning class to create a supportive classroom climate for international students. Additionally, this situation can help them express themselves freely and confidently while learning Indonesian. The research depicts various teaching strategies that can be implemented during writing class, such as collaborative writing, peer review, and relevant themes categorisation groups, to learn different learning styles and cultures. Research methodology employs qualitative method by conducting semi-structured interviews to four lecturers who teach writing classes. The findings of this study are intercultural knowledge and skills, attitudes, and critical cultural awareness from BIPA lecturer perspectives in the writing class using ICC play pivotal roles. The recommendation from this research is that lecturers need to integrate ICC into their teaching practices for every language skill because it can promote a more inclusive educational environment. However, further research is required to ensure the effectiveness of ICC in other language skills.
Intercultural Communication Competence Approach in Inclusive Writing BIPA Learning in Surabaya Higher Education Rizky Abrian; Warsita Noer Ardiyanti
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21708

Abstract

This study explores the BIPA (Indonesian language for non-native speakers) inclusivity in higher education, focusing on writing classes and skills through the perspective of Intercultural Communication Competence (ICC). The study, moreover, highlights the importance of acknowledging and valuing diversity in the BIPA learning class to create a supportive classroom climate for international students. Additionally, this situation can help them express themselves freely and confidently while learning Indonesian. The research depicts various teaching strategies that can be implemented during writing class, such as collaborative writing, peer review, and relevant themes categorisation groups, to learn different learning styles and cultures. Research methodology employs qualitative method by conducting semi-structured interviews to four lecturers who teach writing classes. The findings of this study are intercultural knowledge and skills, attitudes, and critical cultural awareness from BIPA lecturer perspectives in the writing class using ICC play pivotal roles. The recommendation from this research is that lecturers need to integrate ICC into their teaching practices for every language skill because it can promote a more inclusive educational environment. However, further research is required to ensure the effectiveness of ICC in other language skills.