SIHOMBING, W.L
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA BERDASARKAN PROSEDUR PEMECAHAN MASALAH MENURUT POLYA RAMBE, NURUL FAUZYAH; SIHOMBING, W.L
Jurnal MathEducation Nusantara Vol 8, No 2 (2025): July 2025
Publisher : Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jmn.v8i2.408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan, faktor penyebab, dan solusi untuk mengurangi kesalahan yang dilakukan siswa Kelas VII-5 SMP Negeri 27 Medan saat menyelesaikan soal cerita matematika materi aritmetika sosial berdasarkan prosedur pemecahan masalah menurut Polya. Prosedur pemecahan masalah Polya memiliki empat tahapan indikator yaitu memahami masalah, menyusun rencana penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian, dan memeriksa kembali jawaban. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri 8 siswa dari kelas VII-5 SMP Negeri 27 Medan. Objek penelitian ini adalah analisis kesalahan siswa SMP dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan prosedur pemecahan masalah Polya. Teknik pengumpulan data berupa tes dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik. Bentuk soal tes yang diberikan adalah soal cerita berupa uraian sebanyak 3 soal. Dari hasil penelitian diperoleh siswa yang melakukan kesalahan terkait indikator memahami masalah sebesar 15,5%, indikator menyusun rencana penyelesaian sebesar 62,2%, indikator melaksanakan rencana penyelesaian sebesar 74,4% dan indikator memeriksa kembali sebesar 76,6%. Faktor penyebab siswa melakukan kesalahan yaitu (1) kesalahan memahami masalah yang disebabkan oleh tidak memahami maksud dari soal. (2) kesalahan menyusun rencana penyelesaian yang disebabkan oleh siswa tidak memahami maksud dari soal, kesalahan dalam menyusun langkah-langkah serta rumus penyelesaian soal. (3) kesalahan melaksanakan rencana penyelesaian disebabkan oleh siswa tidak memahami soal, kurang teliti saat proses perhitungan, kesulitan dalam operasi hitung dan waktu yang terbatas. (4) kesalahan memeriksa kembali disebabkan oleh karena adanya kesalahan pada tahapan sebelumnya dan siswa tidak terbiasa dalam menuliskan kesimpulan pada akhir jawaban.Kata Kunci: Analisis Kesalahan Siswa, Soal Cerita Matematika, Prosedur Pemecahan Masalah Polya
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJARKAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE DENGAN TIPE THINK PAIR SHARE BR GINTING, GABRIELLA ANGELICA; SIHOMBING, W.L
Jurnal MathEducation Nusantara Vol 8, No 2 (2025): July 2025
Publisher : Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jmn.v8i2.409

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe think talk write dengan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode eksperimen semu. Studi ini terjadi di SMA Negeri 1 Tigapanah. Metode pengambilan sampel Simpel Random Sampling digunakan dalam penelitian ini. Kelas X MIPA 1 menerima perlakuan dengan model pembelajaran kooperatif tipe think talk write, kelas X MIPA 2 menerima perlakuan dengan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share, dan kelas X MIPA 3 menerima perlakuan dengan model pembelajaran konvensional. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu tes hasil belajar siswa yang berupa esai yang terdiri dari empat soal. Uji one way anova dengan bantuan program SPSS 22 digunakan untuk menganalisis data penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe think talk write, siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share, dan siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional memiliki perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan.Kata Kunci: Hasil, Model, Kooperatif, Eksperimen, Perbedaan