This Author published in this journals
All Journal Megasains
Made Dwi Jendra
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN TINGKAT KEKERINGAN DI BALI PADA TAHUN EL NINO MENGGUNAKAN METODA STANDARDIZED PRECIPITATION INDEX (SPI) Made Dwi Jendra
Megasains Vol 7 No 3 (2016): Megasains Vol. 7 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46824/megasains.v7i3.191

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola curah hujan bulanan di wilayah Bali, mengetahui tingkat kekuatan El Nino terhadap curah hujan di Bali dan untuk mengetahui tingkat kekeringan secara meteorologis di wilayah Bali ketika terjadi El Nino. Tingkat kekeringan di wilayah Bali diukur menggunakan metode SPI (Standardized Precipitation Index). Intensitas El Nino ditentukan dengan menggunakan nilai Anomali Suhu Muka Laut daerah Samudera Pasifik Ekuator bagian tengah atau daerah Nino 3,4. Penelitian ini menggunakan data curah hujan bulanan 53 (lima puluh tiga) titik pos hujan yang tersebar merata diseluruh Bali dan data suhu muka laut daerah El Nino 3,4 periode tahun 1991- 2010. Kondisi curah hujan bulanan dan panjang musim di wilayah Bali sangat bervariasi, bagian tengah wilayah Bali adalah daerah yang memiliki nilai curah hujan bulanan yang lebih tinggi dan lama musim hujan lebih panjang jika dibandingkan dengan wilayah lainnya. El Nino yang terjadi pada tahun 1997/1998 dengan Intensitas Kuat, sedangkan El Nino yang terjadi pada tahun 2009/2010 dengan Intensitas Lemah – Sedang.. El Nino dengan Intensitas Kuat (1997/1998) curah hujan seluruh wilayah Bali mengalami penurunan dari normalnya dengan sifat hujan bawah normal. El Nino dengan intensitas lemah-sedang (2009/2010) sifat hujan yang terjadi di wilayah Bali sangat bervariasi dari Bawah Normal hingga Atas Normal. El Nino dengan Intensitas Kuat (1997/1998) kondisi kekeringan agak kering hingga sangat kering konsisten terjadi di bagian selatan Bali, pesisir pantai Gianyar, Klungkung dan sebagian Karangasem. El Nino tahun 2009/2010 dengan Intesitas Lemah-Sedang umumnya kondisi kekeringan di wilayah Bali dalam kategori Normal
AKURASI PRAKIRAAN CUACA HARIAN DI PROVINSI BALI Made Dwi Jendra
Megasains Vol 7 No 3 (2016): Megasains Vol. 7 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46824/megasains.v7i3.194

Abstract

Verifikasi dari produk informasi prakiraan cuaca sangatlah dibutuhkan, untuk menentukan tingkat akurasi atau kebenaran dari informasi prakiraan cuaca yang telah dibuat sebagai representasi yang cukup dari fenomena cuaca yang terjadi. Hasil verifikasi prakiraan cuaca memberikan manfaat, bukan saja pada saat prakiraan itu benar, tetapi prakiraan yang salah juga dapat dimanfaatkan untuk memahami bagaimana memperbaiki prakiraan. Dalam penelitian ini tingkat akurasi produk prakiraan cuaca diperoleh dari proses verifikasi prakiraan cuaca harian di Bali dengan data curah hujan harian yang mewakili daerah prakiraan dengan periode data tahun 2014-2016, metode verifikasi yang dilakukan menggunakan metode pembobotan. Akurasi tertinggi Prakiraan Cuaca Harian Bali terjadi pada Periode SON dengan Prosentase 89%, terendah pada Periode DJF sebesar 57%, akurasi rata-rata Prakiraan Cuaca Harian Bali seluruh periode sebesar 76%. Kejadian Hujan Prosentase terbesar terjadi pada periode DJF sebesar 49.43%, Cuaca Dominan Cerah/Berawan sebesar 90.72% terjadi pada periode SON