This Author published in this journals
All Journal Megasains
Andri, Yosfi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengukuran radiasi matahari UVB di Bukit Kototabang periode Januari-Desember 2015 Andri, Yosfi
Megasains Vol 7 No 1 (2016): Megasains Vol. 7 No.1 Tahun 2016
Publisher : Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46824/megasains.v7i1.209

Abstract

Pengamatan fluks Radiasi Matahari UVB permukaan bumi merupakan salah satu program pengukuran yang dilakukan di Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang. Stasiun ini telah mengoperasikan pengukuran radiometer UVB untuk melakukan monitoring. Hasil pengukuran untuk periode tahun 2015 memperlihatkan variasi diurnal radiasi UVB mencapai maksimum pada sekitar pukul 12.00 WIB, dengan intensitas sebesar 5,5 Wm-2. Sementara itu untuk variasi hariannya, kondisi maksimum terjadi pada tanggal 20 Februari 2015 sedangkan nilai minimum pada tanggal 18 Februari 2015. Untuk variasi bulanan, nilai tertinggi UVB terjadi di bulan November sementara nilai minimum di bulan Oktober. Nilai Radiasi Matahari UVB memiliki korelasi linier positif dengan Radiasi Matahari Global
RASIO KOMPONEN UV, PAR DAN NIR TERHADAP RADIASI MATAHARI GLOBAL DI BUKIT KOTOTABANG TAHUN 2012 Andri, Yosfi
Megasains Vol 4 No 3 (2013): Megasains Vol. 4 No.3 Tahun 2013
Publisher : Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46824/37qh9233

Abstract

Penelitian ini membahas tentang hubungan tiga komponen radiasi matahari (Ultra Violet (UV), Near Infra-red (NIR) dan Radiasi Aktif Fotosintesis (PAR)) dengan radiasi global yang diukur di Bukit Kototabang pada tahun 2012. Hubungan tersebut dilakukan oleh menghitung perbandingan antara radiasi global dengan masing-masing komponen radiasi matahari, serta dengan menentukan nilai koefisien korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkiraan komponen radiasi matahari global adalah 5% UV, 55% NIR dan 45% PAR. Selain itu, rasio antara UV dan radiasi matahari global menunjukkan bahwa kandungan uap air di Bukit Kototabang relatif tinggi