Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam dakwah di era globalisasi menjadi tantangan besar yang memerlukan pendekatan yang adaptif dan inovatif. Dalam penelitian ini, tujuan utama adalah mendeskripsikan peran penting manajemen SDM dalam organisasi dakwah untuk meningkatkan efektivitas dakwah di tengah perkembangan zaman yang cepat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka, dengan sumber literatur yang relevan dari jurnal ilmiah. Salah satu strategi utama dalam pengelolaan SDM adalah pelatihan dan pengembangan berkelanjutan bagi para da’i. Program pelatihan ini tidak hanya mencakup pemahaman agama yang mendalam, tetapi juga keterampilan komunikasi, berbicara di depan umum, serta penggunaan teknologi digital yang relevan di era modern. Di samping itu, pemanfaatan teknologi dan media sosial, seperti YouTube, Instagram, dan TikTok, menjadi elemen penting dalam dakwah untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan lebih muda. Penggunaan platform digital memungkinkan dakwah lebih kreatif dan interaktif, sekaligus membangun kedekatan emosional dengan pengikut. Adaptasi dengan perubahan sosial dan budaya juga sangat diperlukan, agar dakwah tetap relevan dengan isu-isu yang berkembang di masyarakat, seperti kesenjangan sosial, perubahan gaya hidup, dan kemajuan teknologi. Pendekatan dakwah yang kontekstual dan berbasis pada kondisi sosial budaya setempat menjadi kunci keberhasilan. Secara keseluruhan, pengelolaan SDM dakwah di era modern harus mencakup integrasi antara aspek teknis, komunikasi, spiritual, dan pemahaman terhadap perubahan sosial untuk memastikan dakwah tetap efektif dan berdampak positif.