Perkembangan terhadap kunjungan pelanggan baru dengan pelanggan lama di ruang rawat inap RSUD Gunungtua pada tahun 2022-2024 dapat di lihat sebanyak kunjungan pasien baru mengalami kenaikan sebanyak 3.260 kunjungan naik menjadi sebesar 10.003 kunjungan serta kunjungan pasien lama dapat di lihat dari tahun 2022-2024 juga masih dapat mengalami kenaikan sebanyak 3.440 kunjungan menjadi sebanyak 24.261 kunjungan pasien. Tetapi berbeda aspek terhadap jumlah angka pada pemakaian tempat tidur rawat inap pasien di RSUD Gunungtua dari tahun 2022-2024 dapat di lihat hasil berjumlah 48,31%, dan jumlah tersebut tetap ada di antara parameter Depkes RI (2005) adalah sebesar 60%-85%. Dapat di simpulkan riset ini memiliki tujuan agar dapat mengetahui terhadap adanya hubungan customer relationship marketing kepada loyalitas pengunjung pada RSUD Gunungtua. Jenis riset ini merupakan kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional.dapat di lihat angka sampel sebanyak 81 tanggapan (responden) pada penggunaan teknik Purposive Sampling. Menurut hasil uji korelasi Kendall Tau mendapatkan nilai p-value 0,003 < α (0,05) yang artinya masih ada hubungan signifikan terhadap customer relationship marketing kepada loyalitas pengunjung serta mendapat hasil sebanyak 0,321 yang berarti hubungan yang cukup erat terhadap pasien. Bisa dilihat kesimpulan riset ini mengenai adanya hubungan customer relationship marketing kepada loyalitas pengunjung yang ada di ruang rawat inap RSUD Gunungtua. Masukan yang diberikan oleh peneliti yaitu dapat mengharapkan adanya usaha atau tindakandari pihak manajemen pemasaran RSUD Gunungtua agar terus dapat meningkatkan cara agar strategi customer relationship marketing untuk lebih bisa meningkatkan pelayanan terhadap loyalitas pelanggan.