p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Analogi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Analogi

Pelanggaran Etika Pariwara Indonesia pada Iklan Biore Bright White Scrub icha indriyani; Farchan Jelani; Fachriansyah Panji Gustafarin; Fajar Junaedi
ANALOGI Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/analogi.v3i1.1471

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelanggaran Etika Pariwara Indonesia oleh iklan Biore Bright White Scrub di TikTok dan dampaknya terhadap persepsi konsumen. Topik ini dipilih karena pentingnya etika dalam periklanan untuk menjaga kepercayaan konsumen dan integritas merek. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini melakukan analisis konten mendalam terhadap iklan tersebut berdasarkan pedoman Etika Pariwara Indonesia. Temuan menunjukkan bahwa iklan ini melanggar beberapa prinsip Etika Pariwara Indonesia, termasuk penggunaan klaim "#1 scrub body wash" tanpa bukti pendukung dan penggambaran hasil pemutihan kulit instan yang tidak realistis. Pelanggaran semacam ini dapat menyesatkan konsumen dan memperkuat standar kecantikan yang tidak realistis, yang berdampak negatif pada kesehatan mental, terutama di kalangan wanita muda. Klaim "#1 scrub body wash" yang tidak berdasar menciptakan ekspektasi konsumen yang tidak wajar, sementara visualisasi pemutihan kulit instan tidak hanya tidak realistis tetapi juga merugikan dengan mempromosikan ideal kecantikan yang tidak dapat dicapai. Elemen-elemen ini dapat menyebabkan kekecewaan konsumen dan merusak kepercayaan terhadap merek. Studi ini menyimpulkan bahwa iklan Biore Bright White Scrub menyesatkan konsumen dan berpotensi merusak reputasi merek. Untuk mengatasi masalah ini, disarankan agar perusahaan secara ketat mengikuti pedoman Etika Pariwara Indonesia dan mengadopsi praktik pemasaran yang etis. Pendekatan ini akan membantu membangun kepercayaan konsumen yang lebih kuat dan mendukung keberlanjutan jangka panjang industri periklanan dengan mempromosikan periklanan yang jujur dan bertanggung jawab.
Representasi Standar Perempuan Cantik dalam Iklan Perawatan Rambut L'oreal di Tiktok Farchan Jelani; Radika Dava Praditya; Yermanida Hayyatun Nufus; Fajar Junaedi
ANALOGI Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/analogi.v4i1.1489

Abstract

This advertisement features a representation of straight hair as the ideal hair for women. Advertisements often promote certain beauty standards, particularly by idealizing straight hair as a characteristic of the "perfect" woman. In society, women who are considered ideal are usually depicted with straight hair, fair skin, smooth complexion, and slim bodies. This representation creates a narrow beauty stereotype, pressuring women to conform to these standards in order to be accepted or considered attractive. This advertisement features the representation of straight hair as the ideal hair for women. Advertisements often promote certain beauty standards, particularly by idealizing straight hair as a characteristic of the "perfect" woman. In society, women who are considered ideal are usually depicted with straight hair, fair skin, smooth complexion, and slim bodies. This representation creates a narrow beauty stereotype, pressuring women to conform to these standards in order to be accepted or considered attractive. In this study, it was found that straight and neat hair for women is something that many women idolize. Meanwhile, in Indonesia, there are distinctive hair shapes that vary in each region.