Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Collaborative Governance Dalam Penyelenggaraan Program Adiwiyata di Kabupaten Rokan Hilir Virdiani, Firza Dwi; Ananda, Fajriani
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6685

Abstract

Penelitian skripsi ini berlokasi di Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan Rokan Hilir, Lembaga Swadaya Masyarakat Bagan Kota, dan Koordinasi Wilayah Kecamatan Bangko, serta Masyarakat di Lingkungan Sekolah. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan sejauh mana kolaborasi pemerintah terkait untuk mencapai tujuan nya, serta untuk mengidentifikasi kendala dan tantangan yang dihadapi dan kerja sama antar instansi dari peraturan tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara penelitian kepustakaan dan penelitian kelapangan yang terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan informan diambil secara purposive sampling. Jenis penelitian yang digunakan adalh deskriptif dan akan di analisis secara kualitatif. Adapun subjek penelitian ini adalah petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan, Lembaga Swadaya Masyarakat Bagan Kota, dan Koordinasi Wilayah Kecamatan Bangko, serta Masyarakat di Lingkungan Sekolah. Peneliti menggunakan teori Ansell Gash (2008) dengan hasil penelitian menunjukkan proses Collaborative Governance dalam penyelenggaraan program Adiwiyata sudah cukup baik. Hal ini dilihat dari indikator (1) dialog tatap muka telah dilakukan tetapi belum terhadap semua pihak. Indikator (2) membangun kepercayaan, kepercayaan antar pihak terjadi karena komunikasi yang terjalin cukup intens. Indikator (3) komitmen terhadap proses, para pihak memiliki komitmen yang tinggi dan sejalan dengan tugas dan fungsi yang melekat pada para aktor. Indikator (4) pemahaman bersama ditunjukkan adanya tanggungjawab yang melekat pada tugas dan fungsinya masing-masing. Sedangkan pada indikator (5) hasil antara ditunjukkan belum berjalan dengan baik.
Collaborative Governance Dalam Penyelenggaraan Program Adiwiyata di Kabupaten Rokan Hilir Virdiani, Firza Dwi; Ananda, Fajriani
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6685

Abstract

Penelitian skripsi ini berlokasi di Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan Rokan Hilir, Lembaga Swadaya Masyarakat Bagan Kota, dan Koordinasi Wilayah Kecamatan Bangko, serta Masyarakat di Lingkungan Sekolah. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan sejauh mana kolaborasi pemerintah terkait untuk mencapai tujuan nya, serta untuk mengidentifikasi kendala dan tantangan yang dihadapi dan kerja sama antar instansi dari peraturan tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara penelitian kepustakaan dan penelitian kelapangan yang terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan informan diambil secara purposive sampling. Jenis penelitian yang digunakan adalh deskriptif dan akan di analisis secara kualitatif. Adapun subjek penelitian ini adalah petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan, Lembaga Swadaya Masyarakat Bagan Kota, dan Koordinasi Wilayah Kecamatan Bangko, serta Masyarakat di Lingkungan Sekolah. Peneliti menggunakan teori Ansell Gash (2008) dengan hasil penelitian menunjukkan proses Collaborative Governance dalam penyelenggaraan program Adiwiyata sudah cukup baik. Hal ini dilihat dari indikator (1) dialog tatap muka telah dilakukan tetapi belum terhadap semua pihak. Indikator (2) membangun kepercayaan, kepercayaan antar pihak terjadi karena komunikasi yang terjalin cukup intens. Indikator (3) komitmen terhadap proses, para pihak memiliki komitmen yang tinggi dan sejalan dengan tugas dan fungsi yang melekat pada para aktor. Indikator (4) pemahaman bersama ditunjukkan adanya tanggungjawab yang melekat pada tugas dan fungsinya masing-masing. Sedangkan pada indikator (5) hasil antara ditunjukkan belum berjalan dengan baik.