Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit endemik yang terus menjadi perhatian utama di Indonesia, khususnya di Kota Tegal. Peningkatan kasus yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perlunya upaya pencegahan yang lebih efektif. Salah satu strategi utama dalam menekan penyebaran penyakit ini adalah melalui edukasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus (menguras, menutup, mendaur ulang) serta langkah tambahan seperti larvasidasi dan pemantauan jentik berkala. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi PSN dalam meningkatkan pemahaman dan praktik masyarakat dalam upaya pencegahan DBD di Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Experimental Design dengan pendekatan One Group Pre-Test and Post-Test. Sebanyak 30 warga berpartisipasi dalam sesi edukasi PSN yang dilaksanakan pada 8 Februari 2025. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman masyarakat terkait PSN. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor pengetahuan dan kesadaran masyarakat setelah diberikan edukasi. Nilai rata-rata pre-test sebesar 62 meningkat menjadi 90,33 pada post-test, dengan selisih rata-rata sebesar 27,67 poin. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi PSN berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan DBD. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa edukasi PSN yang dilakukan secara intensif dan berbasis komunitas dapat menjadi strategi efektif dalam menurunkan risiko penularan DBD.