Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Hukum atas Determinan Tindakan Asusila terhadap Anak di Bawah Umur dengan Retardasi Mental Pakaya, Juwana; Puluhulawa, Moh. Rusdiyanto U; Puluhulawa, Irlan
Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum Vol 3 No 2 (2025): Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum
Publisher : PT. Meja Ilmiah Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70308/adagium.v3i2.231

Abstract

The purpose of this study is to examine the factors that trigger immoral acts in minors with mental retardation in the jurisdiction of the Bone Bolango Police, as well as to evaluate the extent to which legal protection for victims has been effective. The approach applied in this study is empirical law with qualitative methods, where primary data was collected through interviews with investigators from the Women and Children Protection Unit (PPA), victims, and other related parties, accompanied by direct monitoring of the case handling process. Additional data sources were collected based on official archives, legal regulations, and scientific works. The findings of this study show that the dominant factors causing sexual abuse against children with mental retardation include the victims' limited cognitive and communication abilities, weak family supervision, low legal awareness in the community, and the influence of the environment and the development of information technology. The main challenges in implementing legal protection include limited police personnel, lack of supporting facilities, and social stigma against children with disabilities. The implications of this study emphasize the importance of strengthening an adaptive legal protection system, improving the competence of officials, providing safe shelters, and conducting continuous legal education for the community. This study recommends fostering collaboration between law enforcement agencies, families, and the community in preventive efforts and case handling, as well as promoting the formulation of policies that are more child-friendly toward children with mental disabilities as a preventive measure against sexual crimes.
Perlindungan Hukum Bagi Pelaku Usah dalam Transaksi Jual Beli Online Sistem Pre-Order melalui Platform Online dengan Metode Pembayaran Down Payment Pakaya, Juwana
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.981

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong maraknya transaksi jual beli online, termasuk dengan sistem pre-order yang menggunakan metode pembayaran down payment (DP). Namun, sistem ini seringkali menimbulkan potensi risiko hukum bagi pelaku usaha, seperti sengketa konsumen terkait keterlambatan pengiriman, perubahan harga, atau pembatalan pesanan. Dalam kajian ini, kami ingin menganalisis perlindungan hukum yang diberikan kepada pembeli dalam transaksi pre-order yang dilakukan melalui platform daring dengan metode pembayaran DP, dan kami akan memulainya dengan mengkaji mekanisme pengiriman yang tersedia. Dengan menggunakan metode penelitian empiris normatif, kajian ini mengkaji ketentuan hukum yang relevan, seperti Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan undang-undang perdagangan lainnya, serta studi kasus yang relevan. Temuan kajian menunjukkan bahwa ketentuan kontrak yang jelas dan transparan, prinsip itikad baik, dan platform dengan fitur keamanan transaksi dapat memberikan perlindungan hukum bagi pemilik bisnis. Selain itu, penguatan regulasi dan pengawasan terhadap transaksi online juga diperlukan untuk menciptakan keseimbangan hak dan kewajiban antara pelaku usaha dan konsumen.