Penelitian ini berfokus pada peran desain buku sketsa alternatif, khususnya zine lipat, sebagai media kreatif yang menggabungkan elemen manual dan digital. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, penggunaan buku sketsa tangan bebas mengalami penurunan signifikan di kalangan mahasiswa desain. Padahal, sketsa tangan memiliki peran penting dalam proses kreatif, berpikir visual, dan eksplorasi ide desain. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana desain buku sketsa alternatif, khususnya zine lipat, dapat menjadi solusi yang menggabungkan spontanitas kreativitas manual dan teknologi modern. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap informan yang terdiri dari mahasiswa desain dan praktisi seni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain buku sketsa alternatif dipilih berdasarkan kenyamanan visual, fungsi portabilitas, serta keterkaitannya dengan identitas personal. Zine lipat, dengan fleksibilitas bentuk, material daur ulang, dan kemampuan adaptasi tinggi, terbukti menjadi media ekspresif yang relevan untuk mendukung gaya hidup kreatif dan eksploratif seniman modern. Penelitian ini mengungkapkan pentingnya keseimbangan antara penggunaan sketsa tangan manual dan teknologi digital dalam pengembangan keterampilan kreatif, serta menyoroti zine lipat sebagai inovasi yang memadukan estetika minimalis dan fungsionalitas tinggi. Dengan demikian, desain buku sketsa alternatif ini menawarkan solusi yang dapat mendukung eksplorasi ide secara efisien dan tetap relevan dalam konteks seni dan desain kontemporer.