Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Motivasi Kerja dengan Kinerja Perawat Dalam Penerapan Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap Flamboyan Rsud dr. Iskak Tulungagung Ardyansah, Rizki Bahtiyar
Indonesian Journal of Health Research Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.73 KB) | DOI: 10.51713/idjhr.v3i1.61

Abstract

Peran sumber daya manusia perawat sangat penting dalam suatu organisasi dan peran perawat yang langsung berhubungan dengan pasien maka kinerja perawat menjadi hal penting untuk diperhatikan. Salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja perawat adalah dengan meningkatkan motivasi kerja perawat. Tujuan penelitian menganalisis hubungan motivasi kerja dengan kinerja perawat dalam penerapan asuhan keperawatan di Ruang Rawat Inap Flamboyan RSUD dr. Iskak Tulungagung. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2017. Jenis penelitian observasional, desain analitik dengan pendekatan cross sectional dan instrument penelitian berupa kuesioner. Populasi penelitian semua perawat di Ruang Rawat Inap Flamboyan RSUD dr. Iskak Kabupaten Tulungagung. Sampel diambil dengan teknik total sampling sejumlah 33 orang. Data dianalisis dengan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan hampir seluruhnya dari responden mempunyai motivasi kerja tinggi yaitu sebanyak 22 orang (78,6%), dan sebagian besar dari responden kinerjanya baik yaitu sebanyak 20 orang (71,4%). Uji statistik chi square didapatkan P Value = 0,000 < 0,05 sehingga H1 diterima, yang berarti ada ada hubungan motivasi kerja dengan kinerja perawat dalam penerapan asuhan keperawatan di Ruang Rawat Inap Flamboyan RSUD dr. Iskak Tulungagung tahun 2017. Motivasi kerja perawat baik yang dari dalam diri maupun yang dari luar diri sangat mendukung terhadap kinerja perawat dalam melakukan asuhan keperawatan kepada pasien. Perawat yang memiliki motivasi kerja kerja yang tinggi tidak merasa terbebani dengan pekerjaannya, justru akan lebih bersemangat apabila dapat melakukan pekerjaannya dengan baik dan berhasil dalam kinerjanya. Diharapkan perawat tetap terus memiliki motivasi kerja yang tinggi sebagai perawat dan dapat meningkatkan kinerjanya dalam melakukan asuhan keperawatan sehingga dalam menangani klien dengan maksimal.
Hubungan Antara Durasi Penggunaan Gadget Pada Anak Dengan Sosial Emosional Anak Usia Dini (4-5 Tahun): The Relationship Between Gadget Usage Duration in Children and the Socio-Emotional Development of Early Childhood Children (Ages 4-5) Ardyansah, Rizki Bahtiyar
Jurnal Abdi Keperawatan dan Kedokteran Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/jakk.v5i1.176

Abstract

Background Over time, one thing that is inevitable is the rapid advancement of science and technology, making it accessible to people of all ages around the world. Besides the impact of technological advancements on its users, the use of technology has provided significant benefits to various age groups, especially adults, and even children. This technology includes computers, mobile phones, laptops, and many other types of devices. Gadgets are the most well-known technology among the general public; a gadget is a set of electronic devices used for communication, documentation, social networking, and entertainment. Based on the issues above, the question posed in this study is, "Is there a relationship between gadget use in children and the social-emotional development of early childhood (ages 3-5)?" This study uses a quantitative research method with a Probability Sampling technique. The population in this study consists of children aged 4-5 years at TK Dharma Wanita 1, TK Dharma Wanita 2, and TK Dharma Wanita 3, totaling 127 children. The research results obtained a significance value of p = 0.000 < 0.05. Therefore, this indicates that there is an effect of the duration of gadget use on the social-emotional development of early childhood children. The r value = -0.663 indicates that the two variables have a strong negative relationship between the duration of gadget use and the social-emotional development of early childhood children, where long gadget use leads to low social-emotional development in young children. Based on the research results, the relationship between the duration of gadget use and the social-emotional development of early childhood children can be concluded as follows: The research results show that most respondents use gadgets for more than 1 hour a day. The research results also show that most respondents have low social-emotional development.