Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengoptimalkan Program Khitan Massal: Peran Penting Sosialisasi dan Edukasi Perawatan Pasca-Sirkumsisi Kusumawinakhyu, Titik; Santi, Nurul Eka; Purwa, Indra; Purwanto, Tulis Budi; Widyatomo, Harry
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.7015

Abstract

Program khitan massal merupakan bentuk pelayanan kesehatan preventif yang umum dilaksanakan oleh berbagai lembaga sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Khitan atau sirkumsisi merupakan praktik budaya dan keagamaan yang umum di Indonesia, sekaligus memiliki manfaat kesehatan signifikan dalam pencegahan infeksi. Program khitan massal menjadi pilihan efektif untuk menjangkau masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Namun, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada proses khitan itu sendiri, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pemahaman orang tua dan anak tentang perawatan luka pasca-sirkumsisi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan keberhasilan khitan massal melalui sosialisasi dan edukasi perawatan pasca-khitan. Metode pelaksanaan mencakup pemberian edukasi langsung, distribusi leaflet, dan demonstrasi praktik perawatan luka. Peserta kegiatan ada 30 anak dimana masing-masing anak ada 1 pendamping dari keluarga. Kegiatan dilakukan di Praktik Dokter PKU Muhammadiyah Zam-Zam Cilongkok Banyumas Jawa Tengah. Evaluasi dilakukan dengan memberikan pertanyaan tentang materi edukasi yang telah disampaikan Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dan keluarga terhadap perawatan luka khitan serta menurunnya insiden infeksi. Edukasi yang tepat dan mudah dipahami terbukti berperan signifikan dalam mendukung proses penyembuhan.
Systematic Review of Geospatial Environmental Factors and QGIS Applications in Leptospirosis Risk Mapping Purwa, Indra; Pramatama M. W., Siwi; Rejeki, Dwi Sarwani Sri
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 11, No 3 (2026): August
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.118997

Abstract

Background: Leptospirosis is a global zoonotic disease heavily driven by geospatial environmental factors. While GIS and spatial statistical methods are increasingly used for risk mapping, a comprehensive synthesis of their integration within public health surveillance systems remains limited.Objective: This systematic review aims to synthesize literature to identify dominant geospatial environmental risk factors, examine diverse spatial modeling methods, and assess the applicability of risk mapping outputs for public health surveillance and decision-making.Methods: Systematic searches were executed across Scopus, Google Scholar, and citation tracking (2020–2026) using the PEO framework .Study screening followed PRISMA guidelines, and methodological quality was formally evaluated using the Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Checklist.Results: Of 55 eligible studies (47 appraised as High Quality, 8 as Medium Quality), key risk factors identified included proximity to water, rainfall, land cover, humidity, and population density. The reviewed studies successfully integrated various spatial statistical methods—including Moran's I, LISA, SaTScan, MaxEnt, and Bayesian modeling—within GIS platforms (primarily QGIS) to map risk surfaces and hotspots.Conclusion:  Integrating spatial statistical methods within a QGIS environment provides an open, systematic, and replicable platform to enhance early warning systems, strengthen area-based surveillance, and facilitate evidence-based public health decision-making.