This Author published in this journals
All Journal Pena Emas
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBUATAN DESAIN MOSLEM SMART FASHION (MOSHION): INOVASI SUSTAINABLE SMART FASHION PENDETEKSI NAJIS UNTUK GAYA HIDUP MULIM MENGGUNAKAN CORELDRAW Dwi Wardani, Sherin
PenaEmas Vol 2 No 2 (2024): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v2i2.37

Abstract

State of the Global Islamic Economy Report pada 2019-2020 melaporkan konsumsi fesyen islami dunia mencapai $283 miliar dan diproyeksi akan terus tumbuh sebesar 6 persen atau mencapai $402 miliar pada tahun 2024. Di Indonesia konsumsi fesyen untuk bisnis pakaian muslim mengambil ceruk pasar senilai sekitar $21 miliar atau 280 triliun rupiah. Pakaian muslim diatur ketat oleh norma agama yang menekankan pada kesucian dan kebersihan untuk menjamin kualitas ibadah yang sah. Imam Al-Ghazali, pengarang Kitab Ihya ‘Ulumuddin, menekankan pentingnya kebersihan dalam segala aspek kehidupan, termasuk pakaian, sebagai bagian dari kesucian dan diterimanya ibadah. Namun, tidak semua muslim mengetahui apakah pakaian mereka bebas dari najis yang dapat mengganggu ketenangan dan kekhusyukan dalam beribadah. Oleh karena itu, dieperlukan solusi inovatif berupa pakaian cerdas yang dapat mendeteksi keberadaan najis secara otomatis. Pada penelitian ini penulis tidak membuat pakaian secara nyata dan sensor pendeteksi tersebut dikarenakan terkendala waktu serta biaya pembuatan yang terlalu mahal, maka dari itu penulis hanya membuat desain pakaian pendeteksi najis saja menggunakan aplikasi CorelDraw 2023. Penelitian ini menggunakan metode R&D yang berfokus pada pengembangan produk inovatif berupa desain fesyen cerdas (smart fashion) untuk memenuhi kebutuhan khusus pengguna umat muslim terkait kebersihan (deteksi najis). Sebagai kesimpulan, desain MOSHION merupakan pakaian cerdas (smart clothing) yang sangat dibutuhkan bagi desainer untuk membuat pakaian cerdas yang fungsional bagi kehidupan berkelanjutan.