This Author published in this journals
All Journal Case Law
Muhammad Asbi Syaidina
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Hukum Verzet Atas Putusan Verstek Gugatan Perceraian No.824/Pdt.G/2024/PA.Wsb di Pengadilan Agama Wonosobo Muhammad Asbi Syaidina
Case Law : Journal of Law Vol. 7 No. 1 (2025): Case Law : Journal of Law
Publisher : Program Studi Hukum Program Pasca Sarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/caselaw.v7i1.4771

Abstract

Desain analisis ini bermaksud sebagai mengetahui bagaimana usaha hukum verzet atas putusan verstek dalam kasus perceraian No. 824/Pdt.G/2024/PA.Wsb di Pengadilan Agama Wonosobo. Dalam proses persidangan perceraian, ketidakhadiran salah satu pihak, dari penggugat maupun tergugat, dapat menyebabkan putusan verstek hanya menguntungkan salah satu pihak. Kasus ini menunjukkan bagaimana pihak tergugat, Pelawan, yang tidak hadir dalam persidangan, mengajukan verzet sebagai upaya untuk membatalkan putusan verstek yang mengabulkan permohonan cerai gugat. Analisis ini menggunakan analisis kualitatif yang dimana menjadikan analisis deskriptif sebgaia tujuan untuk mengkaji dan meganalisis hukum verzet yang berlaku dalam putusan perkara perceraian dalam pengadilan. Berkas yang digunakan dalam analisis ini menggunakan dokumen, putusan pengadilan, serta literatur hukum yang berkaitan dengan permasalahan verzet dan perceraian di Indonesia. Hasil dari analisis ini ialah mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi ketidakhadiran tergugat dan menjelaskan pentingnya verzet sebagai mekanisme perlindungan hukum yang memberi kesempatan bagi pihak yang tidak hadir untuk mengajukan pembelaan dan mendapatkan keputusan yang lebih adil. Selanjutnya dalam analisis juga menunjukkan bahwa verzet menjadi sarana yang efektif untuk memastikan keadilan dalam proses hukum perceraian, dengan pengadilan agama yang bertugas untuk memeriksa ulang perkara dengan lebih teliti dan adil.