Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Fenomenologis tentang Hambatan dan Dukungan Pembelajaran Siswa Disabilitas Netra di Sekolah Dasar Penyelenggara Pendidikan Inklusif Taufan, Johandri; Abnar, Jessica
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025): May-August 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i2.3584

Abstract

Siswa dengan disabilitas netra di sekolah dasar penyelenggara pendidikan inklusif masih menghadapi tantangan signifikan dalam proses belajar akibat keterbatasan akses terhadap media pembelajaran, metode yang belum terdiferensiasi, dan penilaian yang kurang adaptif, meskipun kebijakan pendidikan inklusif telah lama diimplementasikan di Indonesia. Hal ini berdampak pada kesetaraan peluang belajar, perkembangan akademik, dan kemandirian siswa. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi hambatan dan dukungan yang dialami siswa disabilitas netra dalam pembelajaran di sekolah dasar inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi dan model analisis Colaizzi, melibatkan tiga siswa disabilitas netra (satu low vision dan dua tunanetra total) sebagai partisipan utama, serta guru kelas, guru pendamping khusus, dan orang tua sebagai informan tambahan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa hambatan meliputi dominasi penggunaan media visual tanpa alternatif non-visual, keterbatasan media taktil atau audio, metode pembelajaran yang belum mempertimbangkan diferensiasi, dan penilaian yang tidak adaptif. Dukungan yang ditemukan mencakup keberadaan guru pendamping khusus, bantuan teman sebaya, kreativitas guru dalam adaptasi materi, serta keterlibatan aktif keluarga dalam proses belajar di rumah. Keterbatasan penelitian ini adalah jumlah partisipan yang terbatas dan lokasi penelitian yang terfokus di satu wilayah, sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasi secara luas. Secara praktis, hasil penelitian ini menekankan perlunya pelatihan guru, pengadaan media pembelajaran aksesibel, dan kolaborasi antara sekolah dan keluarga. Nilai kebaruan penelitian ini adalah memberikan gambaran empiris yang komprehensif mengenai faktor penghambat dan pendukung pembelajaran siswa disabilitas netra dalam konteks pendidikan inklusif sekolah dasar di Indonesia.