Nadila Indah Kurnia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN INTEGRASI KURIKULUM MERDEKA DAN KURIKULUM PESANTREN DI PP AN-NUR SIDOARJO Nadila Indah Kurnia; Dzulfikar Akbar Romadlon.
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.29355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan integrasi kurikulum merdeka dan kurikulum pesantren di pondok pesantren (PP) An – Nur Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Dalam menganalisis data, penelitian ini merujuk pada teori integrasi interkoneksi yang dikembangkan oleh Amin Abdullah, yang menekankan pentingnya menghargai keilmuan umum yang sudah ada serta upaya mengintegrasikan segitiga keilmuan: Hadlarah an-nash (teks keagamaan), Hadlarah al-ilm (ilmu pengetahuan), dan Hadlarah al-falsafah (filsafat) sebagai fondasi pendidikan yang komprehensif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan integrasi kurikulum Merdeka dan kurikulum pesantren di PP An-Nur Sidoarjo menunjukkan komitmen untuk menghubungkan ilmu agama dan ilmu umum, meskipun terdapat ketidakseimbangan alokasi waktu antara keduanya. Pondok pesantren ini mengimplementasikan pendekatan integrasi interkoneksi dengan memadukan Hadlarah an-nash (pemahaman teks keagamaan), Hadlarah al-ilm (pengetahuan umum), dan Hadlarah al-falsafah (kemampuan berpikir kritis) dalam setiap mata pelajaran, termasuk yang berkaitan dengan ilmu umum. Meskipun ada tantangan dalam pelaksanaannya, seperti keterbatasan fasilitas dan kelelahan pada santri, PP An-Nur Sidoarjo terus berupaya melakukan evaluasi dan perbaikan untuk memastikan kurikulum dapat dioptimalkan.