Khusaini, Rendi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas 5 melalui Model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Berbantuan PPT Interaktif pada Materi Sudut Khusaini, Rendi; Juan Tito Mahendra Putra; Dimas Tri Utama; Melik Budiarti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.30935

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Jatirejo pada materi sudut dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournament (TGT) dengan media PowerPoint interaktif. Siswa menunjukkan hasil belajar yang buruk, yang disebabkan oleh pendekatan pembelajaran konvensional dan kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), model Kemmis dan McTaggart, digunakan dalam penelitian ini, yang dilakukan dalam dua siklus. Tes hasil belajar (pretest dan posttest), lembar observasi, dan wawancara terbuka adalah alat yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam nilai rata-rata siswa. Nilai pra-siklus meningkat dari 74 menjadi 77,5 pada siklus I dan 88,5 pada siklus II, dan persentase ketuntasan belajar meningkat dari 50% menjadi 100%.Model TGT mendorong belajar yang menyenangkan, kompetitif, dan kolaboratif. Sementara itu, melalui visualisasi yang menarik, media PowerPoint interaktif membantu siswa memahami materi yang abstrak. Selain itu, penelitian ini menguatkan teori konstruktivisme sosial Vygotsky dan teori pengkodean ganda Paivio. Teori-teori ini berpendapat bahwa keterlibatan sosial dan penggunaan visual bersama-samadapat meningkatkan hasil belajar. Diharapkan temuan ini akan menjadi dasar untuk penelitian lanjutan tentang aspek non-kognitif dan skala lebih luas, serta menjadi referensi bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran baru yang berpusat pada siswa.