Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi dan Pelatihan Digitalisasi pada UMKM dalam Rangka Peningkatan Transaksi Mbizmarket Kategori Jasa di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Ibtisamah, Rifdah Hilmi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i3.8625

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan strategi edukasi dan pelatihan digitalisasi sebagai upaya untuk meningkatkan transaksi pada platform Mbizmarket kategori jasa di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kondisi di mana PT Brilliant Ecommerce Berjaya menghadapi tantangan berupa ketidaksesuaian antara kebutuhan instansi pemerintah yang semakin membutuhkan layanan jasa dengan jumlah UMKM jasa yang masih terbatas di platform Mbizmarket. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan pelaku UMKM dan pihak instansi pemerintah sebagai user buyer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan edukasi dan pelatihan digital secara rutin membantu UMKM memahami alur penggunaan platform, mulai dari pembuatan akun hingga proses transaksi, sehingga dapat beradaptasi dengan sistem pengadaan digital. Penerapan strategi ini turut membentuk pola usaha UMKM yang lebih terbuka terhadap perubahan digital dan mendorong keterlibatan mereka dalam ekosistem pengadaan pemerintah. Meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan literasi digital, beban biaya platform, serta tempo pembayaran yang dianggap cukup panjang, strategi ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan transaksi dan kesiapan UMKM dalam menghadapi transformasi digital. Temuan ini memberikan rekomendasi kepada PT Brilliant Ecommerce Berjaya untuk dapat mengoptimalkan sistem aplikasi agar mampu mendukung proses transaksi yang lebih mudah dipahami, lebih efisien, dan dapat digunakan secara mandiri oleh UMKM tanpa mengalami kendala.