Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara terpisah maupun bersamaan komponen context, input, process, product serta kendala-kendala yang terjadi dalam pelaksaanan sistem informasi manajemen e-rapor di SMA Negeri Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini menggunakan model CIPP. Populasi yang diteliti berjumlah 110 orang, yang terdiri dari keseluruhan guru di tiga SMA Negeri Kabupaten Sumba Timur yaitu SMA Negeri Lewa Tidahu, SMA Negeri 1 Nggoa, dan SMA Negeri 1 Lewa. Sampel penelitian terdiri dari 107 guru. Data pada setiap variabel dalam penelitian ini diperoleh melalui kuisioner yang mengacu pada skala likert 1-4. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Efektivitas sistem informasi manajemen e-rapor diukur dengan mengubah skor mentah menjadi Z-skor, kemudian ditransformasikan menjadi T-skor serta diverifikasi ke dalam Kuadran Glickman. Hasil analisis data menunjukkan bahwa memperoleh hasil efektif (+). Contetx ∑ (+) > ∑ (-) sehingga menghasilkan + (efektif), untuk variabel input ∑ (+) > ∑ (-) sehingga menghasilkan + (efektif), untuk variabel process ∑ (+) > ∑ (-) sehingga menghasilkan + (efektif), dan untuk variabel product ∑ (-) > ∑ (+) sehingga menghasilkan - (tidak efektif). Jadi secara keseluruhan mendapatkan menghasilkan (+ + + -) efektif. Kendala-kendala yang terjadi dalam penerapan sistem informasi manajemen e-rapor telah dicarikan alternatif solusinya, yang mencakup pengelola program yang masih berstatus honorer, struktur organisasi yang perlu diperbaiki, keterbatasan kemapuan pendidik, dana yang masih terbatas, jaringan internet yang kurang memadai, serta kurangnya sosialisasi mengenai pedoman program e-rapor.