Tanaman vanili merupakan komoditas rempah beraroma khas yang memiliki potensi besar yang dimanfaatkan diberbagai bidang. Perbanyakan vanili dapat secara in vitro untuk mendapatkan bibit yang seragam dan sifat sama dengan induknya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi NAA dan BA yang tepat pada mikrostek vanili. Penelitian menggunakan percobaan laboratorium yang disusun dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi NAA 1, 2, 3 mg/l dan faktor kedua adalah konsentrasi BA 1, 1,5, 2 mg/l. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf 5% dan uji lanjut dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Perlakuan NAA dan BA memiliki interaksi pada tinggi planlet dengan kombinasi 3 mg/l + 1 mg/l, 2 mg/l + 1 mg/l, dan 2 mg/l + 1,5 mg/l memberikan hasil paling baik. Konsentrasi NAA 2 mg/l dan 3 mg/l memberikan pertumbuhan terbaik pada jumlah tunas dan bobot segar planlet. Konsentrasi BA 1 mg/l memberikan pertumbuhan terbaik pada jumlah akar, panjang akar, dan bobot segar. BA 1,5 mg/l baik untuk pertumbuhan jumlah tunas, jumlah akar, dan bobot segar. BA 2 mg/l baik untuk waktu muncul tunas dan pertumbuhan jumlah tunas.