Latar Belakang : Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli menghadapi tantangan dalam mitigasi bencana akibat padatnya hunian dan terbatasnya infrastruktur evakuasi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk merancang jalur evakuasi dan titik kumpul (assembly point) sebagai bentuk kesiapsiagaan bencana. Metode : Metode yang digunakan berupa observasi lapangan, koordinasi struktural, dan pemasangan rambu evakuasi sesuai Permen PUPR No. 14 Tahun 2017. Hasil dan Pembahasan : Hasil menunjukkan bahwa pembuatan jalur evakuasi dan titik kumpul memberikan pemahaman baru bagi petugas serta memenuhi standar keamanan. Kesimpulan : Keberadaan jalur mitigasi yang sesuai standar menjadi keharusan untuk menjamin keselamatan tahanan dan petugas, serta mencerminkan komitmen terhadap perlindungan hak asasi manusia di lingkungan pemasyarakatan.