Yuli Hendra Multi Albar
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mitos Pada Masyarakat Minangkabau Dalam Fotografi Konseptual Jelfaruq Alfatah; Yuli Hendra Multi Albar
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.591

Abstract

Mitos merupakan bagian dari tradisi lisan yang hidup dalam masyarakat Minangkabau dan berfungsi sebagai pedoman moral, sosial, serta spiritual yang diwariskan secara turun-temurun. Nilai-nilai tersebut sering disampaikan melalui bentuk larangan yang bersifat simbolik dan sarat makna, seperti etika, agama, dan kesehatan. Namun, seiring perkembangan zaman, pemahaman terhadap makna larangan dalam mitos mulai memudar, terutama di kalangan generasi muda yang lebih rasional dan kurang terikat pada tradisi. Untuk menjembatani kesenjangan ini, pendekatan visual melalui fotografi konseptual digunakan sebagai media interpretasi dan rekonstruksi nilai-nilai budaya dalam mitos. Fotografi konseptual dinilai efektif dalam menyampaikan pesan simbolik karena dapat merepresentasikan makna melalui elemen visual yang kuat. Melalui karya ini, fotografi menjadi medium kreatif dan reflektif yang menghidupkan kembali kesadaran akan nilai-nilai budaya lokal, serta mengajak generasi masa kini untuk memahami kembali warisan tradisi yang sarat akan makna.
Candi Muaro Jambi Dalam Fotografi Dokumenter Khaisim Ilham Ramadhan; Yuli Hendra Multi Albar
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.594

Abstract

Candi Muaro Jambi merupakan situs warisan budaya Buddha terbesar di Asia Tenggara yang menyimpan nilai sejarah, arsitektural, dan spiritual yang tinggi. Namun, representasi visual yang menyeluruh terhadap kompleksitas situs ini masih minim, terutama yang mengintegrasikan dimensi budaya, ritual keagamaan, dan lanskap lingkungan secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi fotografi dokumenter sebagai medium visual dalam merepresentasikan keberlanjutan fungsi Candi Muaro Jambi, baik sebagai situs sejarah maupun ruang spiritual. Karya ini disusun melalui pendekatan fotografi dokumenter visual naratif dalam bentuk photo story, yang terdiri dari rangkaian foto bertema arsitektur candi, ritual Waisak, meditasi vipassana, hingga penahbisan bhikkhu. Metode penciptaan melibatkan observasi langsung, wawancara, serta pengolahan visual menggunakan teknik komposisi, framing, dan penyuntingan minimal untuk menjaga keautentikan gambar. Hasil karya tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi visual, tetapi juga sebagai narasi visual yang mampu menyampaikan makna simbolik dan historis kepada publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fotografi dokumenter berperan penting dalam pelestarian budaya dan penyampaian nilai spiritual, serta dapat menjadi media komunikasi lintas generasi untuk memperkenalkan kekayaan warisan budaya Candi Muaro Jambi.