Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kriminalisasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Suatu Kajian Kritis Berdasarkan Perspektif Aliran Hukum Alam Mozaik Romadhona, Kanda Reza Pahlevi Tetuko; Widodo, Selamat; Febrianto, Yusuf Bagus
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Agustus - September 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i3.1171

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji serta mengkritisi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 10 Tahun 2017 tentang Pendidik dan Tenaga Kependidikan dengan menggunakan perspektif hukum alam. Kajian dilakukan melalui metode studi pustaka dengan menggunakan data sekunder, yaitu PERMENDIKBUD No. 10 Tahun 2017 dan berbagai referensi yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa peraturan tersebut sudah diarahkan untuk memberikan perlindungan kepada Pendidik dan Tenaga Kependidikan, yang tercermin dari banyaknya hak-hak yang diberikan serta perhatian hukum yang menyertainya. Aspek perlindungan hukum ini termuat dalam konsideran serta pasal-pasal peraturan tersebut, yang secara keseluruhan dapat dikatakan memberikan jaminan perlindungan yang memadai. Selain itu, aturan ini juga mencakup peran serta pemangku kepentingan dan masyarakat dalam mencegah upaya kriminalisasi terhadap pendidik. Meskipun demikian, implementasi PERMENDIKBUD ini dinilai cukup menantang dan sulit untuk dijalankan secara optimal demi mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen serius dari pemerintah untuk menyediakan perlindungan secara fisik dan mental sebagai dukungan penuh terhadap maksud dari peraturan ini.
CRIMINAL LIABILITY FOR DARK PATTERN PRACTICES IN PERSONAL DATA PROCESSING: PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA ATAS PRAKTIK DARK PATTERN DALAM PEMROSESAN DATA PRIBADI Febrianto, Yusuf Bagus; Widodo, Selamat; Saefudin, Yusuf
Journal of Law and Policy Transformation Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jlpt.v10i2.11894

Abstract

This study examines criminal liability for the use of dark patterns in the registration process on digital platforms and applications, which often mislead users into providing consent for the processing of their personal data. Dark patterns are interface design strategies intentionally crafted to influence user behavior through visual and psychological manipulation, resulting in consent that is no longer freely given. The purpose of this research is to analyze the basis of criminal liability for the implementation of dark patterns under Indonesia’s national legal framework, particularly the Personal Data Protection Law (PDP Law), the Electronic Information and Transactions Law (ITE Law), and the 2023 Criminal Code (KUHP), as well as to identify obstacles to law enforcement against such practices in Indonesia. This study employs a normative legal research method using statutory, conceptual, and case approaches. The findings indicate that dark patterns may fulfill the elements of a criminal offense due to the presence of intentionality, deception, and unlawful economic gain, thereby allowing liability to be imposed on both individuals and corporations. Nevertheless, significant barriers to effective enforcement remain, including the absence of an independent data protection authority, the lack of clear legal standards regarding manipulative interface design, and low levels of digital literacy among the public. This research underscores the urgency of strengthening regulatory frameworks and institutional capacity to ensure the protection of privacy rights and legal certainty within Indonesia’s digital ecosystem. Keywords: Dark Pattern, Criminal Liability, Personal Data Protection.