Hendra Djamalus
Universitas Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Tuntutan Kuantitatif Pekerjaan dan Konflik Pekerjaan Kehidupan dengan Tingkat Distres Kerja pada Pegawai Rumah Sakit Yuda Nugraha; Hendra Djamalus
Faletehan Health Journal Vol 12 No 03 (2025): Faletehan Health Journal, November 2025
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v12i03.868

Abstract

Health care workers are at high risk of experiencing work-related distress both somatic and cognitive due to high quantitative job demands and work–life conflict. This study aimed to determine the relationship between quantitative job demands and work-life conflict with the level of work-related distress among hospital employees. This study used a cross-sectional study design. A total of 279 respondents were involved in the study through total sampling. Data were collected from April to June 2025 using the standardized questionnaire of the long version of the Copenhagen Psychosocial Questionnaire (COPSOQ III). Data analysis was carried out using the Spearman rank correlation test with a significance level of 5% (α = 0.05). The analysis result revealed a positive association between quantitative job demands and somatic distress (ρ = 0.35, p < 0.001) as well as cognitive distress (ρ = 0.42, p < 0.001). Work–life conflict also correlated positively with somatic (ρ = 0.44, p < 0.001) and cognitive distress (ρ = 0.41, p < 0.001). These findings indicate that the greater quantitative job demands and work–life conflicts are associated with higher levels of work-related distress among healthcare workers in hospital.
Literatur Review: Faktor Risiko Kelelahan Kerja Pada Perawat di Rumah Sakit Antonio Bernardino; Amran Julianto Tanesib; Hendra Djamalus
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48359

Abstract

Perawat merupakan tenaga kesehatan yang rentan mengalami kelelahan kerja akibat tingginya tuntutan fisik, mental, dan emosional dalam memberikan pelayanan keperawatan. Kelelahan ini berdampak negatif terhadap kesehatan perawat, menurunkan kualitas pelayanan, serta meningkatkan risiko kesalahan klinis dan turnover. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan merangkum faktor-faktor risiko kelelahan kerja pada perawat di rumah sakit melalui tinjauan literatur. Penelitian ini merupakan literature review yang disusun berdasarkan pedoman PRISMA. Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan SAGE Journals, dengan rentang tahun publikasi 2019-2025. Seleksi dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, dan diperoleh 8 artikel yang dianalisis secara tematik naratif. Hasil telaah menunjukkan bahwa kelelahan kerja pada perawat dipengaruhi oleh empat kelompok faktor utama, yaitu: (1) beban kerja fisik dan mental, (2) pola kerja dan shift malam, (3) lingkungan kerja dan dukungan organisasi, serta (4) faktor individu dan gaya hidup. Beban kerja mental, kurang tidur, jadwal kerja panjang, serta kurangnya dukungan manajemen menjadi faktor dominan penyebab kelelahan. Kelelahan kerja pada perawat merupakan masalah kompleks yang membutuhkan pendekatan holistik. Upaya pencegahan dan penanganan harus mencakup perbaikan sistem kerja, manajemen beban kerja, dukungan organisasi, serta promosi gaya hidup sehat untuk menjaga kesejahteraan perawat dan mutu pelayanan rumah sakit.