Yessica Mega Putri
Universitas Esa Unggul

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pengetahuan Dasar Keuangan dan Istilah Bilingual bagi Penerjemah Indonesia Liu Shuyuan; Yessica Mega Putri; Agus Munandar
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2026): April
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v3i4.271

Abstract

Seiring dengan meningkatnya investasi Tiongkok di Indonesia, penerjemah Indonesia yang bekerja di perusahaan Tiongkok menghadapi dua kesulitan utama dalam rapat keuangan, yaitu kurangnya pemahaman terhadap konsep dasar keuangan serta keterbatasan penguasaan istilah keuangan bilingual Mandarin–Indonesia. Kegiatan ini bertujuan membantu penerjemah meningkatkan pemahaman keuangan dan kemampuan penggunaan istilah bilingual melalui pelatihan yang terarah. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan daring dengan peserta sebanyak 20 penerjemah Indonesia dari dua perusahaan dalam proyek kerja sama Tiongkok–Indonesia. Materi pelatihan meliputi: (1) penjelasan konsep dasar keuangan seperti pendapatan, biaya, laba, anggaran, biaya tetap, biaya variabel, dan penyusutan menggunakan bahasa Indonesia; serta (2) latihan penerjemahan dan pencocokan istilah keuangan bilingual Mandarin–Indonesia, disertai lembar istilah sebagai alat bantu kerja sehari-hari. Kegiatan menggunakan desain pretest–posttest (skor total 100) untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan dan perubahan tingkat kepercayaan diri peserta. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 53,50 pada pretest menjadi 79,00 pada posttest, sedangkan skor kepercayaan diri meningkat dari 2,20 menjadi 3,95 (skala 1–5). Hasil uji paired sample t-test menunjukkan bahwa perbedaan sebelum dan sesudah pelatihan signifikan secara statistik (p < 0,001). Peserta pada umumnya menilai bahwa “latihan penerjemahan” dan “lembar istilah” merupakan bagian pelatihan yang paling membantu. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan jangka pendek yang mengombinasikan pemahaman konsep dan pelatihan istilah bilingual dapat membantu penerjemah memahami materi keuangan dengan lebih baik serta meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi mereka dalam rapat keuangan. Kata kunci: pengetahuan dasar keuangan; istilah bilingual; penerjemahan keuangan; pengabdian kepada masyarakat
Pengaruh Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Koneksi Politik terhadap Penghindaran Pajak dengan Profitabilitas sebagai Variabel Moderasi Yessica Mega Putri; Liu Shuyuan
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.594

Abstract

Variasi penghindaran pajak yang signifikan antarperusahaan dalam satu sektor industri berkontribusi pada kesenjangan antara potensi dan realisasi penerimaan pajak korporasi Indonesia, namun faktor penjelasnya belum dipahami secara memadai pada sektor barang konsumsi primer. Penelitian ini menguji pengaruh pengungkapan CSR dan koneksi politik terhadap penghindaran pajak, dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi, pada 21 perusahaan Consumer Non-Cyclicals BEI periode 2020–2025, menggunakan Moderated Regression Analysis hierarkikal berbasis Fixed Effect Model terhadap 126 observasi panel. Baik pengungkapan CSR maupun koneksi politik tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak, dan peran moderasi profitabilitas atas kedua jalur pengaruh tersebut juga tidak terkonfirmasi secara statistik; profitabilitas itu sendiri justru konsisten menjadi satu-satunya prediktor signifikan di seluruh spesifikasi model, menggantikan ukuran perusahaan dan leverage yang kehilangan signifikansinya setelah heterogenitas antarperusahaan dikontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa determinan penghindaran pajak pada sektor consumer-driven lebih ditentukan oleh kapasitas finansial perusahaan dibanding oleh legitimasi sosial, akses kekuasaan politik, atau karakteristik struktural generik, dan mengisyaratkan perlunya kerangka penjelas alternatif bagi sistem pengawasan pajak berbasis profil risiko perusahaan. Kata Kunci: Koneksi Politik; Penghindaran Pajak; Pengungkapan CSR; Profitabilitas; Sektor Barang Konsumsi Primer