Niam, Muhammad Fatkhun
Ma'had Aly Hasyim Asy'ari

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERKEMBANGAN TAḤAMMUL WA AL-ADĀʼ DI PESANTREN TEBUIRENG: Studi Tradisi Pengajian Ṣaḥīḥayn Tahun 2020-2025 Niam, Muhammad Fatkhun; Ramadhan, M. Rizki Syahrul
Diya Al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran dan al-Hadis Vol 13, No 1 (2025): Juni
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/diyaafkar.v13i1.21412

Abstract

The article discusses the process and development of the practice of taḥammul wa al-adā’ (transmission and delivery of hadith) at Tebuireng during the period 2020–2025 AD, as one of Indonesia’s leading centers of Islamic scholarship. The study aims to reveal how the model of hadith inheritance is applied, transformed, and recontextualized within the educational system of the Tebuireng pesantren. Utilizing a qualitative-descriptive approach through library research, anthropology, validity testing, and field observation, it was found that the Tebuireng pesantren not only implements traditional methods such as simāʿ, qirāʾah, and munāwalah, but also integrates them with modern formal education systems—including live broadcasts of Islamic lecture, which provide public access and expand the continuity of the sanad. The results of the research indicate that the taḥammul wa al-adā’ system in Tebuireng has undergone significant adaptation: in terms of the authority of the sanad, the venues (including at the Ma’had Aly Hasyim Asy’ari as a campus for training hadith specialists), and the media of delivery. These adaptations have played a crucial role in preserving the authenticity of the sanad and revitalizing the classical tradition of Islamic scholarship amidst the currents of modernization. This study contributes to a deeper understanding of the dynamics of hadith transmission in contemporary Islamic educational institutions in Indonesia.Artikel ini membahas proses dan perkembangan praktek taḥammul wa al-adā’ (transmisi dan penyampaian hadis) di Tebuireng dalam kurun waktu 2020-2025 M, sebagai salah satu pusat keilmuan Islam serta menjadi rujukan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana model pewarisan hadis diterapkan, ditransformasikan, dan direkontekstualisasi dalam sistem pendidikan pesantren Tebuireng. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi pustaka, antropologi, uji validitas dan observasi lapangan, ditemukan bahwa Pesantren Tebuireng tidak hanya menerapkan metode tradisional seperti simā, qirāʼatan dan munāwalah, tetapi juga mengintegrasikannya dengan sistem pendidikan formal modern termasuk siaran langsung pengajian yang membuka akses publik sekaligus memperluas keberlanjutan sanad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem taḥammul wa al-adā’ di Tebuireng mengalami adaptasi signifikan, baik dari sisi otoritas sanad, tempat termasuk di Ma’had Aly Hasyim Asy’ari sebagai kampus pengkader ahli hadis, maupun media penyampaian, sehingga berperan penting dalam melestarikan otentisitas sanad dan menghidupkan tradisi keilmuan Islam klasik di tengah arus modernisasi. Studi ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman dinamika transmisi hadis di lembaga pendidikan Islam kontemporer Indonesia.